BeritaSumatera Barat

Goro Gerakan Indonesia Asri, Gubernur Sumbar Ajak Masyarakat Jadikan Kebersihan Sebagai Budaya

20
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah memimpin gotong royong (goro) massal serentak dalam Gerakan Indonesia Asri di kawasan Pantai Purus, Kota Padang
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah memimpin gotong royong (goro) massal serentak dalam Gerakan Indonesia Asri di kawasan Pantai Purus, Kota Padang. (f/pemprov)

Ia meyakini budaya pengelolaan sampah dari sumber akan mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA), sekaligus membentuk karakter masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan. Untuk itu, Mahyeldi meminta Dinas Lingkungan Hidup Sumbar segera menyusun panduan praktis pengelolaan sampah yang mudah diterapkan masyarakat.

Selain itu, Mahyeldi menyoroti hubungan erat antara kebersihan lingkungan dan pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya sektor pariwisata.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, pengalaman penataan kawasan Pantai Padang saat dirinya menjabat Wali Kota Padang membuktikan bahwa lingkungan yang bersih dan tertata mampu meningkatkan daya tarik wisata sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Saat Pantai Padang mulai dibenahi pada periode 2014 hingga 2018, pendapatan daerah dari sektor pariwisata meningkat hingga 600 persen. Ini menunjukkan bahwa kebersihan dan penataan lingkungan memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.

Mahyeldi juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, mulai dari perusahaan swasta, BUMN, BUMD, perbankan, komunitas, hingga relawan yang terlibat dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

“Kita ingin Gerakan Indonesia Asri benar-benar hidup di tengah masyarakat. Kesadaran menjaga kebersihan harus menjadi budaya dan karakter setiap warga. Jangan menjadi penyebab sampah, tetapi jadilah pelopor dalam mengelola dan mengurangi sampah,” ujar Mahyeldi.

Goro massal Gerakan Indonesia Asri bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumbar, Tasliatul Fuaddi melaporkan bahwa kegiatan goro massal tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang melibatkan unsur pemerintah, masyarakat, relawan, dunia usaha, dan perguruan tinggi.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi stimulus agar gerakan menjaga kebersihan lingkungan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan oleh seluruh lapisan masyarakat di lingkungannya masing-masing,” kata Tasliatul Fuaddi.

Ia menjelaskan, jumlah peserta yang terlibat mencapai sekitar 430 orang, terdiri dari 230 peserta dari OPD Pemprov Sumbar, 35 peserta dari instansi vertikal dan akademisi, 55 peserta dari komunitas dan kelompok masyarakat, serta sekitar 85 peserta dari perusahaan, BUMN, BUMD, dan sektor perhotelan.

Gerakan bersih-bersih pantai tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Sumbar terhadap peluncuran Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang dicanangkan pemerintah pusat sebagai upaya memperkuat budaya peduli lingkungan di seluruh Indonesia.

(adpsb)

Exit mobile version