Ia menjelaskan, gedung rawat inap yang mulai dibangun sejak 2025 dilengkapi fasilitas diagnostik modern, ruang operasi berteknologi tinggi untuk layanan bedah robotik, serta kapasitas awal sebanyak 59 tempat tidur yang akan ditingkatkan secara bertahap hingga mendekati 170 tempat tidur sesuai kebutuhan masyarakat.
Selain itu, RSU Bunda Padang juga menambah ruang ICU baru berkapasitas 12 tempat tidur yang telah dilengkapi ventilator sehingga mampu menangani lebih banyak pasien kritis secara mandiri tanpa harus dirujuk ke luar daerah.
Teknologi bedah robotik menjawab tantangan keterbatasan dokter spesialis
Sementara itu, Presiden Komisaris PT Bundamedik Tbk, Dr. dr. Ivan Rizal Sini menyebut kehadiran teknologi bedah robotik merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan keterbatasan dokter spesialis serta pemerataan teknologi kesehatan di Indonesia.
Menurutnya, teknologi bedah minimal invasif tersebut tidak hanya mempercepat pemulihan pasien, tetapi juga membuka peluang penerapan layanan telerobotic surgery atau operasi jarak jauh antarkota pada masa mendatang.
Turut mendampingi Gubernur dalam peninjauan tersebut Presiden Komisaris PT Bundamedik Tbk Dr. dr. Ivan Rizal Sini, Komisaris Independen PT Bundamedik Tbk Retno Marsudi, Komisaris Independen PT Bundamedik Tbk drg. Arianti Anaya, MKM, Direktur Utama PT Bundamedik Tbk Agus Heru Darjono, Direktur RSU Bunda Padang dr. Helgawati, MM, serta Ietje Rizal Sini beserta keluarga besar pendiri BMHS.
(adpsb)












