Limapuluh KotaSumatera BaratWisata

Buka Festival PeSoNa Taram, Gubernur Sebut Sumbar Dapat Tambahan Alokasi Perhutanan Sosial 200 Ribu Hektare

60
Gubernur Sumbar, Mahyeldi di Festival PeSoNa Taram Nagari Wisata Kapalo Banda, Taram, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu (18/12/2022). (f/kominfotik)

Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Kementerian LHK dengan menambah alokasi perhutanan sosial untuk Sumbar pada tahun 2023 mendatang sebanyak 200 ribu hektare lagi.

“Dari 12,7 juta hektare perhutanan sosial, Sumbar mendapat alokasi 522 ribu hektare. Dalam pencapaiannya ada 275 ribu hektare yang sudah didistribusikan. Sumbar tertinggi persentasinya, mencapai 60 persen lebih. Sehingga Kementerian LHK mengapresiasi dengan ditambah aksesnya 200 ribu hektare lagi,” kata Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan, Bambang Supriyanto, yang turut menyampaikan sambutan dalan Festival PeSoNa Taram.

ADVERTISEMENT

Dirjen juga mengapresiasi akselerasi penciptaaan potensi baru di Kabupaten Limapuluh Kota, melalui program integrated area development (IAD) HATTA (Harau Taram Terintegrasi), dalam rangka menumbuhkan sentra-sentra produksi baru.

Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo juga turut menyambut baik festival yang melibatkan 23 kelompok perhutanan sosial se-Kabupaten Limapuluh Kota tersebut. Apalagi sebanyak 81 persen nagari berada didalam kawasan hutan.

Bupati juga mengapresiasi kebersihan dan keramahan pengelola nagari wisata di Nagari Taram yang telah menyadari sepenuhnya pentingnya menjaga hutan dan menjaga kebersihan untuk pengembangan pariwisata.

Sementara, Kepala Dinas Kehutanan Sumbar, sekaligus Ketua Panitia Festival PeSoNa Taram, Yozarwardi, menyebut Nagari Taram sengaja dipilih sebagai lokasi festival karena Nagari Taram sudah menerima legalitas pengelolaan hutan dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI dalam bentuk Hutan Nagari pada tahun 2017 seluas 800 Hektare kepada Lembaga Pengelola Hutan Nagari (LPHN) Taram.

Exit mobile version