Kota PariamanPendidikanSumatera Barat

Lanjut Kuliah dengan Program Saga Saja, Wahyuni Sepsintiya: Terimakasih Pak Genius!

306
Wahyuni Sepsintiya bertemu Walikota Pariaman, Genius Umar
Wahyuni Sepsintiya bertemu Walikota Pariaman, Genius Umar. (f/mcp)

Kota Pariaman, Mjnews.id – Wahyuni Sepsintiya ucapkan terimakasih kepada Walikota Pariaman, Genius Umar, karena cita-citanya kuliah difasilitasi dalam program Saga Saja (Satu Keluarga Satu Sarjana), program pendidikan gratis ke perguruan Tinggi vokasi Pemko Pariaman melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora).

Pertemuan Wahyuni Sepsintiya dengan Genius Umar ini, ketika Wako Pariaman ini memimpin gotong royong pembukaan jalan baru di Desa Balai Naras, Kecamatan Pariaman Utara, dimana rumahnya salah satu rumah yang dilewati oleh jalan baru ini, Selasa (8/2/2022).

ADVERTISEMENT

“Saya menjumpai Wahyuni Sepsintiya atau biasa disapa Ayu, putri pasangan Ibu Lismawati dan ayah Rismal atau biasa disapa pak kamal yang berprofesi sebagai nelayan ini, memang berasal dari keluarga kurang mampu, tetapi Ayu semangat untuk melanjutkan sekolah ke Perguruan tinggi, karena itu kita akan masukan dalam program prioritas Saga Saja,” ujarnya.

Karena itu, Genius menginstruksikan langsung kepada Dinas Dikpora untuk memfasilitasi Ayu untuk melanjutkan sekolah melalui program Saga Saja di kampus vokasi yang bekerja sama dengan Pemko Pariaman, dan Ayu ini sangat layak untuk mendapat beasiswa dari program Saga Saja ini.

“Kepada Ayu agar tetap semangat untuk belajar, jangan pernah menyerah untuk menuntut ilmu, karena ketika kita ada kemauan, pasti akan ada jalan, semoga nanti setelah lulus, bisa mengangkat derajat keluarga dan membahagiakan orang tua,” tukasnya lebih lanjut.

Walikota Pariaman ini juga memberikan bantuan untuk Orangtua dari Ayu yang berprofesi sebagai Nelayan ini, dimana melalui Dinas Perindagkop dan UKM (Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha kecil Menengah), memberikan bantuan berupa Cool Box dan Timbangan Digital untuk menjual hasil tangkapannya nanti.

“Kita juga akan mengupayakan agar Pak Kamal ini, karena bagian belakang rumahnya terkena pembangunan jalan baru, untuk mendapatkan bantuan pembangunan toilet dan septi tank melalui Dinas Perkim LH (Perumahan Pemukiman dan Lingkungan Hidup), dan bantuan lainya dari Perindagkop dan UKM Kota Pariaman,” ungkapnya mengakhiri.

Ayu yang saat ini berusia 22 tahun, kelahiran Naras, 28 September 1999 ini, sebelumnya pernah bekerja di Perusahaan di Jakarta, tetapi karena sang ibu mengalami sakit, ia memutuskan untuk pulang ke Pariaman untuk merawat sang ibunda.

“Saya mengucapkan terimakasih banyak kepada pak Walikota dan jajaran, yang telah memfasilitasi saya untuk dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, semoga nanti setelah tamat nanti, saya dapat membantu orangtua,” tuturnya.

Dirinya tidak pernah menyangka, karena memikirkan biaya yang nanti dikeluarkan untuk kuliah pasti sangat besar, untuk itu ia sebelumnya mengubur mimpinya untuk bisa berkuliah.

“Tetapi berkat pertemuan dengan orang nomor satu di Kota Pariaman ini, ia akhirnya dapat mencicipi bangku kuliah,” katanya dengan haru.

(j/sul)

Exit mobile version