Kota BukittinggiSumatera Barat

DPRD Bukittinggi Gelar Paripurna Peringatan Hari Jadi Kota Bukittinggi ke-238

2491
Rapat Paripurna HJK Bukittinggi ke-238
DPRD Gelar Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi Kota Bukittinggi ke-238.
Walikota Bukittinggi, Erman Safar sampaikan sambutan.

“Dari nilai nilai yang terkandung itu, terungkap dalam hasil seminar, bahwa Hari Jadi Kota Bukittinggi diusulkan pada tanggal 22 Desember tahun 1784. Setelah dipelajari dan dibahas oleh pansus DPRD, mana dalam surat keputusan nomor 10/SK-II/DPRD/1988 tanggal 15 Desember tahun 1988 dapat menyetujui tanggal 22 Desember 1784 sebagai Hari Jadi Kota Bukittinggi dan berdasarkan SK Wali Kota NO. 188.45-117-1988 tanggal 17 Desember tahun 1988, ditetapkan Hari Jadi Kota Bukittinggi tanggal 22 Desember tahun 1784,” jelasnya.

Ketua MUI Bukittinggi, Aidil Alfin, selaku tokoh masyarakat, menyampaikan, dalam perjalanannya seluruh pemimpin di Kota Bukittinggi memiliki prestasi tersendiri. Termasuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota Erman Safar, Marfendi.

ADVERTISEMENT

“Banyak program yang diluncurkan untuk agama dan masyarakat. Sebut saja Tabunga Utsman, Muatan Lokal dan Satu Kelurahan Satu Rumah Tahfiz,” ungkapnya.

Hikmah tabungan utsman, program ini sangat membantu alim ulama untuk berdakwah memberikan amanah untuk menjauhi riba. Selain itu, manfaat untuk masyarakat sangat dirasa, karena dapat membantu permodalan, tanpa riba dan memberatkan nasabahnya.

Semoga ini menjadi kebijakan yang berkelanjutan. Kami ucapkan terima kasih pada pemerintah kota yang telah meluncurkan program keagamaan dan program kemasyarakatan tersebut,” harapnya.

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, menjelaskan, berpijak pada tema peringatan hari jadi kota kali ini, yakni “pulih lebih cepat bangkit lebih kuat mendukung bukittinggi hebat”, juga diangkat Persiapan Generasi Nasionalis Religius Dari Bukittinggi Untuk Indonesia. Ini untuk mengurai benang merah sejarah masa silam dan harapan masa depan yang didambakan.

Exit mobile version