Pasaman BaratPolriSumatera Barat

Polda Sumbar Buka Posko Darurat di Pasaman Barat

253
Posko Darurat Polda Sumbar di Pasaman Barat. (tns)

PASAMAN BARAT, Mjnews.id – Pasca gempa bumi yang melanda Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Sumatera Barat pada Jumat (25/2/2022) pagi yang mengakibatkan sejumlah rumah dan bangunan mengalami kerusakan, pihak kepolisian langsung bergerak cepat membantu masyarakat.
“Sampai saat ini posko darurat Polri di bangun di empat titik yakni di Mako Polres Pasaman Barat, RSUD Pasaman Barat, RS Ibnu Sina Pasaman Barat, dan di Puskesmas Kajai,” kata Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol. Satake Bayu Setianto, S.Ik, di Pasbar, Sabtu 26 Februari 2022.
Ia menyebut, untuk lokasi pengungsian warga berada di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat, serta di Lapangan Bola kaki Simpang Tigo Abu, Nagari Kajai, Kecamatan Talamau.
Ia menambahkan, pihaknya juga menyalurkan bantuan berupa sembako, makanan instan dan air minum untuk kebutuhan masyarakat yang terdampak akibat gempa.
Lanjut Kabid Humas Polda Sumbar, pihaknya bersama TNI dan BPBD setempat telah melakukan evakuasi terhadap korban gempa.
“Kami tetap memberikan himbauan kepada masyarakat agar menjauhi tempat yang rawan longsor akibat gempa tersebut,” ungkapnya.
Instruksi Kapolri
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk tanggap bencana serta bergerak cepat memberikan bantuan kepada masyarakat yang menjadi korban bencana alam gempa bumi Magnitudo 6,1, di Pasaman Barat.
“Saya minta untuk wilayah segera turun dan lakukan langkah-langkah pertolongan,” kata Sigit dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jakarta, Jumat (25/2/2022).
Sigit meminta, kepada jajaran khususnya di wilayah Sumbar, untuk segera menyediakan tempat atau tenda pengungsian bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi tersebut. Serta melakukan proses evakuasi terhadap warga setempat.
“Mulai dari mempersiapkan tempat atau tenda pengungsian, kegiatan evakuasi dan pertolongan awal terhadap masyarakat korban gempa,” ujar Sigit.
Tak hanya itu, mantan Kabareskrim Polri itu juga meminta agar mengerahkan dokter dan tenaga kesehatan (nakes) untuk penanganan awal korban gempa tersebut.
Selain itu, Sigit menekankan, selain jajarannya di wilayah Sumbar, bantuan dan personel dari tingkat pusat atau Mabes Polri akan segera dikerahkan terkait penanganan terhadap masyarakat korban gempa bumi itu.
“Dan siapkan bantuan dari pusat mulai dokter, nakes, bantuan lain yang diperlukan, seperti anggota Brimob, DVI, Samapta, Psikologi untuk trauma healing dan personel lainnya yang diperlukan. Untuk membantu langkah-langkah penyelamatan dan penanganan awal korban gempa,” ucap eks Kapolda Banten itu.
Sigit berharap, dengan gerak cepat dari Kepolisian ini diharapkan dapat meringankan beban dari masyarakat yang tertimpa bencana alam tersebut.
Dari data sementara yang ada, akibat bencana alam gempa bumi tersebut, terdapat empat masyarakat yang meninggal dunia. Sementara, puluhan orang mengalami luka-luka. Serta beberapa bangunan juga alami kerusakan.
Terkait hal tersebut, Sigit menyampaikan duka cita mendalam bagi masyarakat yang meninggal dunia serta terdampak akibat gempa bumi tersebut.
“Kami menyampaikan belasungkawa untuk seluruh korban yang terdampak dari bencana alam tersebut,” tutup Sigit.
(***)
Exit mobile version