Mjnews.id – Juru bicara fraksi Partai Gerindra, Mesra, menyampaikan pandangan fraksinya terkait kurangnya utusan dari Sumatera Barat dalam Pekan Nasional Kontak Tani dan Nelayan Andalan (Penas KTNA) XVI atau Penas Tani.
Hal ini diungkapkannya dalam rapat paripurna penyampaian nota pengantar terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Provinsi Sumatera Barat Tahun 2022.
Mesra menyampaikan bahwa Sumatera Barat tidak memiliki utusan dalam Penas Tani XVI, meskipun pemerintah daerah telah menganggarkan dana sekitar Rp100 miliar lebih dalam APBD Sumatera Barat untuk pelaksanaan Penas tersebut.
Penas merupakan ajang bagi para petani dan inovator di bidang pertanian untuk memamerkan karya-karya mereka kepada publik.
Selain itu, Mesra juga menyoroti alokasi anggaran sektor pertanian sebesar 10 persen dalam APBD setiap tahunnya, namun tidak ada inovasi yang dapat ditampilkan.
Mesra menekankan bahwa hal ini mencoreng nama baik gubernur dan wakil gubernur Sumatera Barat, padahal mereka dianggap hebat dalam bidang pertanian. Mesra meminta penjelasan lebih lanjut terkait hal ini.
(hpr)
