Sumatera BaratTanah Datar

Nagari Tapi Selo Dicanangkan sebagai Pilot Project Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana

890
Bupati dan Ketua TP PKK Tanah Datar Dinobatkan sebagai Bapak dan Ibu Asuh Anak Stunting
Bupati dan Ketua TP PKK Tanah Datar Dinobatkan sebagai Bapak dan Ibu Asuh Anak Stunting. (f/prokopim)

Ketua TP PKK Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra, dalam pada itu menyampaikan terima kasih kepada Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Barat yang telah menunjuk nagari Tapi Selo sebagai pilot project GKST TB menuju PHBS di kabupaten Tanah Datar. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.

Dikatakan Ny. Lise bahwa GKST TB dibentuk sebagai upaya dalam membentuk keluarga yang tanggap dan tangguh terhadap berbagai bentuk bencana dilingkungan keluarga yang disebabkan oleh kesehatan, lingkungan dan perencanaan sehat yang kurang baik.

ADVERTISEMENT

Selain itu, tambahnya, GKST TB juga bertujuan untuk menggerakkan dan mengedukasi masyarakat serta mewujudkan keluarga dan lingkungan yang sehat, dimana salah satu bentuknya dilakukan program nagari contoh atau pilot project bidang kesehatan, kelestarian lingkungan hidup dan perencanaan sehat.
Agar upaya pelaksanaan GKST TB berjalan dengan baik, Ny. Lise mengatakan sangat perlu adanya kerjasama semua unsur baik dari pemerintah, forkopimda dan juga masyarakat itu sendiri.

“Untuk mencapai tujuan nagari Tapi Selo sebagai pilot project GKST TB menuju PHBS beberapa inovasi telah dilaksanakan, diantaranya sosialisasi dan penyuluhan terhadap kelompok, dan perorangan tentang PHBS di rumah tangga, penanaman beraneka ragam tanaman sayur, buah dan obat, pemasangan stiker dirumah yang sudah menggunakan jamban sehat dan yang belum menggunakan jamban sehat dan berbagai kegiatan lainnya,” terang Ny. Lise.

Pada kesempatan yang sama Ketua TP PKK Provinsi Ny Harneli menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pilot project tersebut, dimana dengan keseriusan panitia pihaknya sekaligus menobatkan Bupati dan Isteri sebagai bapak dan ibu asuh bagi anak stunting di Tanah Datar.

“Kita nobatkan Bupati Tanah Datar Eka Putra dan Ibu Lise Eka Putra sebagai bapak dan ibu asuh,” katanya.
Selain itu, Ia juga menghimbau kepada semua pihak agar memaksimalkan perannya masing-masing untuk mencegah menyebarnya kasus stunting di wilayah Tanah Datar.

“Mari kepada semua pihak, aparatur pemerintahan dan masyarakat untuk bersama mencegah munculnya kasus stunting di daerah Tanah Datar ini, ” imbaunya.

Menurut Harnely, kasus stunting bisa berkurang bahkan hilang di daerah itu, jika setiap ibu hamil dan anak mendapatkan suplemen dan gizi terbaik.

“Agar tidak terjadi stunting, berikan suplemen dan gizi terbaik kepada ibu hamil dan anak yang baru lahir,” katanya.

(***)

Exit mobile version