MJNews.id – Wakil Gubernur Sumatra Barat, Audy Joinaldy, secara resmi menutup Jambore Nasional ranah Minang yang diadakan di Kota Sawahlunto, Jum’at 28 Juli 2023.
Kegiatan ini merupakan Jambore Geo Park yang bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan tentang Geo Park di Sumatra Barat serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah tersebut.
Pemerintah Provinsi Sumatra Barat berkomitmen untuk memberikan perhatian dan dukungan pada pengembangan Geo Park, termasuk pengalokasian anggaran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk sektor pariwisata, terutama pada daerah yang memiliki Geo Park.
Wakil Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Sawahlunto sebagai tuan rumah acara tersebut dan berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang dilaksanakan di daerah lainnya.
Saat ini, Sumatra Barat memiliki tujuh Geo Park, tiga di antaranya telah masuk level nasional, dan empat sedang dalam tahap rintisan. Pemerintah berharap Geo Park tersebut dapat naik kelas menjadi Geo Park internasional yang diakui UNESCO.
Walikota Sawahlunto, Deri Asta, menyatakan bahwa Geo Park memiliki potensi yang besar dan jika dikelola dengan baik, dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar melalui kunjungan wisatawan, peneliti, dan mahasiswa yang mempelajari geologi serta potensi pemanfaatan sumber daya alam yang ada.
Sebelumnya Panitia Pelaksana Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatra Barat, Luhur Budianda dalam laporannya menyebutkan, Pelaksanaan Jambore Geopark Ranah Minang Camp Tahun 2023 dilaksanakn selama empat hari yang dimulai dari tanggal 25- hingga berakhir pada 28 Juli 2023.
Kegiatan Jambore Geo Park ini diikuti oleh 10 kabupaten dan kota di Sumatra Barat yang merupakan pengelola Geo Park. Kegiatannya mencakup berbagai acara seperti bimbingan teknis, lomba, tracking geosite, diskusi, dan api unggun.
Para peserta diharapkan dapat mengimplementasikan pengalaman dan pengetahuan yang didapatkan dalam kegiatan ini di daerah masing-masing.
(Uni)
