Kabupaten AgamSumatera Barat

Situpai Janjang, Kesenian Tradisional dari Kabupaten Agam Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

582
Sidang Penilaian Cagar Budaya
Sidang Penilaian Cagar Budaya. (f/dok kominfo)

Mjnews.id – Kesenian Situpai Janjang adalah salah satu warisan budaya tak benda yang berasal dari Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Kesenian ini memiliki ciri khas perpaduan dendang, tarian, dan dialog yang dipentaskan oleh seorang seniman tunggal.

Situpai Janjang mengisahkan kehidupan masyarakat Nagari Tigo Koto Silungkang pada masa lalu dan masih dilestarikan hingga saat ini dalam bentuk seni tutur dan cerita randai.

ADVERTISEMENT

Permainan Situpai Janjang melibatkan penyanyi dan penari tunggal yang menggambarkan berbagai cerita dan pengajaran. Tema-tema dalam Situpai Janjang seringkali berisi nilai-nilai budi pekerti dan pengajaran yang relevan dengan kehidupan masyarakat setempat.

Pada tahun 2023, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Tim Penilai Cagar Budaya menetapkan Situpai Janjang sebagai salah satu Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (WBTBI). Keputusan ini diambil dalam sebuah sidang yang dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Bupati Agam, Andri Warman, Walinagari Tigo Koto Silungkang, Doni Candra, dan sang Maestro Situpai Janjang, Amril Sutan Chaniago, bersama dengan Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam, Jupri MPd.

Keputusan ini disambut dengan baik oleh pihak berwenang, dan Bupati Agam memberikan dukungan penuh untuk pengakuan Situpai Janjang sebagai salah satu karya budaya Kabupaten Agam. Tim Ahli Cagar Budaya Pusat juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Bupati Agam karena perhatiannya dan dukungannya terhadap kegiatan kebudayaan di daerah tersebut.

Pengakuan Situpai Janjang sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia adalah langkah penting dalam mempertahankan dan menghormati warisan budaya tradisional yang kaya di Indonesia. Hal ini juga membantu untuk melestarikan seni dan budaya yang unik, serta menghargai peran budaya dalam identitas dan kehidupan masyarakat lokal.

(jef)

Exit mobile version