Mjnews.id – Dalam rangka mewujudkan sesuai dengan Visi Pembangunan Daerah yakni Mewujudkan Lima Puluh Kota Yang Madani, Beradat dan Berbudaya dalam Kerangka Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, dijabarkan dengan lima Misi Pembangunan Daerah yaitu Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Yang Berbudaya Dan Berdaya Saing Berlandaskan Keimanan.
Kemudian Mendorong Pertumbuhan Dan Perkembangan Ekonomi Lintas Sektoral Yang Memiliki Keunggulan Ditingkat Lokal Dan Regional.Mendorong Potensi Nagari Sebagai Poros Pembangunan Daerah.
Selanjutnya meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik Melalui Reformasi Birokrasi Seutuhnya dan Meningkatkan Pembangunan Infrastruktur Secara Terpadu Yang Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Dan Kualitas Kehidupan Masyarakat Yang Lebih Baik.
Secara umum, kepemimpinan Bupati Lima Puluh Kota, Safaruddin Datuk Bandaro Rajo – Wakil Bupati Rizki Kurniawan Nakasari untuk mengindikasikan menggeliatnya pelaksanaan implementasi program kegiatan serta aktivitas perekonomian masyarakat yang dibuktikan oleh sejumlah prestasi dan penghargaan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.
Gambaran empiris hasil dinamika aktivitas perekonomian daerah, pelaksanaan pembangunan serta pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Lima Puluh Kota selama dua tahun dapat disimak pada sejumlah indikator kinerja pembangunan daerah.
Dari sisi laju pertumbuhan ekonomi, Kabupaten Lima Puluh Kota tahun 2022 mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 4,04%, naik sebesar 0,71% dari tahun sebelumnya. Terdapat 10 jenis lapangan usaha dengan laju pertumbuhan yang meningkat yaitu diantaranya, Pertanian, Perikanan, Jasa Pendidikan, Jasa Perusahaan, serta Pengadaan Listrik dan Gas.
Dari sisi persentase penduduk miskin di Kabupaten Lima Puluh Kota, terjadi penurunan pada tahun 2022 sebesar 0,7% dibandingkan dengan tahun 2021.
Indikator lain kinerja pembangunan lainnya juga menunjukkan perkembangan menggembirakan.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lima Puluh selama tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. IPM Kabupaten Lima Puluh Kota tahun 2022 sebesar 70,28 poin, meningkat dari tahun 2021 sebesar 0,60 poin. Peningkatan ini ditunjang oleh meningkatnya Angka Harapan Hidup dan Pengeluaran Per Kapita masyarakat.
Berkaca kepada pemerataan pendapatan terjadi trend positif. Itu ditunjukkan oleh posisi Gini Ratio Kabupaten Lima Puluh Kota pada tahun 2022 sebesar 0,208 hal ini berarti distribusi pendapatan di Kabupaten Lima Puluh Kota sudah mulai merata atau ketimpangan terhadap pendapatan nya sudah rendah. Gini ratio Kabupaten Lima Puluh Kota berada pada peringkat terbaik se-Provinsi Sumatera Barat. Ukuran produktivitas sumber daya tenaga kerja Kabupaten Lima Puluh Kota juga memperlihatkan perkembangan yang semakin membaik.
Indikator makro Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Lima Puluh Kota pada tahun 2022 sebesar 3,72% dan menduduki posisi 3 terendah se Provinsi Sumatera Barat, berada di bawah angka TPT Provinsi Sumatera Barat dan Nasional.
Untuk mewujudkan Visi Misi Pembangunan Daerah tersebut, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo dan Rizki Kurniawan Nakasri mempunyai sejumlah isu strategis yang menjadi titik perhatian antara lain Pengembangan Masyarakat Madani, Peningkatan Pembangunan Ibukota Kabupaten Sarilamak, Pariwisata dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat, Pengembangan Pertanian dan Perikanan Menuju Agribisnis dan Peningkatan Pembangunan Infrastruktur Daerah yang merupakan Agenda Prioritas Pembangunan dan Program Unggulan.
