DPRD juga menyoroti perlunya penertiban aset Pemda, pengalihan kewenangan Terminal Bukit Surungan ke Pemko, revitalisasi sarana sekolah, penanganan kasus bullying, serta percepatan penyelesaian pembangunan Gedung IDT dan ruang isolasi pasien TBC di RSUD.
“Rekomendasi ini diharapkan menjadi perhatian serius Pemko demi perbaikan tata kelola, peningkatan pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat Padang Panjang,” sampainya.
Sementara itu, Wako Hendri Arnis menyampaikan harapannya agar berbagai program pembangunan Kota Padang Panjang dapat semakin meningkatkan sinergi antara eksekutif dan legislatif.
“Rekomendasi DPRD akan kami laksanakan agar APBD yang telah ditetapkan dapat terserap secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Hendri juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin selama ini dalam mewujudkan Padang Panjang yang maju.
Terkait penataan kawasan pasar, ia menjelaskan, saat ini Pemko telah melakukan rekayasa lalu lintas satu arah yang kini telah memasuki tahap evaluasi pertama.
“Kami mohon dukungan terhadap upaya penertiban pedagang yang berjualan di pelataran parkir. Pedagang tersebut akan kami upayakan untuk menempati Pasar Sayur Lama yang saat ini tengah dibersihkan. Penataan akan dilakukan sesuai dengan jenis komoditi, mudah-mudahan seluruh pedagang dapat terakomodasi,” katanya.
Selain itu, Hendri juga mengungkapkan rencana Pemko dalam waktu dekat untuk menyediakan layanan transportasi gratis bagi pelajar.
“Kami berharap program ini dapat segera terealisasi, dan untuk itu kami mohon dukungan dari DPRD,” harapnya.
Dalam kesempatan ini juga dilakukan Penandatanganan nota kesepakatan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
(adv)
