AdvPadang Panjang

Lantik Doni Hendra sebagai Sekdako Padang Panjang, Wako Hendri Arnis Tekankan Percepatan Kinerja Birokrasi

23
Wako Hendri Arnis lantik Doni Hendra sebagai Sekdako Padang Panjang
Wako Hendri Arnis beri ucapan selamat kepada Doni Hendra usai dilantik sebagai Sekdako Padang Panjang. (f/pemko)

Mjnews.id – Wali Kota Hendri Arnis melantik Drs. Doni Hendra, M.M. sebagai Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Padang Panjang, berlangsung khidmat di Rumah Dinas Wali Kota setempat, Senin (5/10/2026), menandai dimulainya babak baru penguatan birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Padang Panjang.

Doni Hendra ditetapkan sebagai Sekdako definitif setelah melalui seluruh tahapan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. Proses tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan posisi strategis Sekretaris Daerah diisi oleh figur yang memiliki kompetensi, pengalaman, serta kemampuan kepemimpinan yang dibutuhkan dalam menjalankan roda pemerintahan daerah.

ADVERTISEMENT

Pria kelahiran 3 Februari 1974 tersebut memiliki rekam jejak karier yang cukup panjang di lingkungan pemerintahan. Pengalamannya antara lain ditempa di Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, mulai dari menangani urusan pemberdayaan pemuda di Dinas Pemuda dan Olahraga hingga dipercaya menduduki jabatan Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata pada Dinas Pariwisata Sumatera Barat.

Pengalaman lintas sektor tersebut menjadi modal penting bagi Doni Hendra dalam mengemban amanah sebagai Sekdako. Jabatan ini tidak hanya menuntut kemampuan administratif, tetapi juga kapasitas untuk membangun koordinasi, menyatukan gerak perangkat daerah, serta memastikan berbagai kebijakan kepala daerah dapat diterjemahkan menjadi program yang efektif dan berdampak bagi masyarakat.

Dalam arahannya, Wali Kota Hendri Arnis menegaskan bahwa Sekretaris Daerah memiliki posisi strategis sebagai penggerak utama birokrasi. Sekda juga menjadi jembatan penting yang mempertemukan kepemimpinan politik kepala daerah dengan profesionalisme aparatur sipil negara dalam menjalankan pemerintahan.

“Saudara harus mampu menjadi motor akselerasi pencapaian program-program unggulan yang telah menjadi komitmen kepala daerah,” tegas Hendri Arnis dalam arahannya kepada Sekdako yang baru dilantik.

Menurut Hendri Arnis, tantangan pemerintahan ke depan membutuhkan birokrasi yang mampu bergerak cepat, solid, dan memiliki orientasi pada hasil. Karena itu, Sekdako Doni Hendra diminta mampu mengorkestrasi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar bergerak dalam satu irama dan tidak berjalan sendiri-sendiri.

Wako Hendri Arnis bersama Sekdako Padang Panjang yang baru dilantik, Doni Hendra. (f/pemko)

Penguatan koordinasi antarlembaga sekaligus menjadi langkah penting untuk memangkas ego sektoral. Setiap OPD diharapkan memahami bahwa keberhasilan pembangunan daerah bukan merupakan capaian satu perangkat daerah saja, melainkan hasil kerja bersama yang membutuhkan kolaborasi dan sinergi lintas sektor.

Langkah tersebut diarahkan untuk mempercepat pencapaian visi Padang Panjang sebagai Kota Serambi Mekkah yang Maju, Sejahtera, dan Bermarwah. Visi tersebut membutuhkan dukungan birokrasi yang responsif, disiplin, profesional, serta mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga memberikan tiga penekanan mendasar yang harus dilaksanakan secara konsisten oleh Sekda bersama seluruh pimpinan OPD. Pertama, meningkatkan kedisiplinan ASN sebagai bagian dari upaya membangun integritas dan budaya kerja yang kuat di lingkungan pemerintahan.

Kedua, seluruh perangkat daerah diminta mengoptimalkan target kinerja dengan orientasi pada hasil nyata yang dapat dirasakan masyarakat. Dengan demikian, indikator kinerja tidak sekadar berhenti pada pencapaian administratif, tetapi benar-benar menghasilkan perubahan dan manfaat bagi warga.

Ketiga, pemahaman terhadap tugas pokok dan fungsi (tupoksi) harus terus diperkuat. Kejelasan tugas diperlukan agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan, sementara pekerjaan yang menjadi tanggung jawab masing-masing perangkat daerah tidak sampai terbengkalai.

Exit mobile version