![]() |
| Pasar Murah. (f/maison) |
Padang Panjang, MJNews.id – Pasar murah yang digagas Perindag Kota Padang Panjang. Dengan menjalin kerjasama berbagai Koperasi yang ada di kota Padang Panjang, berjalan sukses dan banyak diserbu pembeli. Dengan mengedepankan azas kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat yang kena dampak langsung dari mahalnya bahan pokok.
Berangkat, dari situlah, ide itu keluar untuk melaksanakan bazar pasar murah yang dibuka untuk umum dan masyakat kurang mampu, dengan memberikan potongan harga Rp. 5.000, untuk setiap pembelian bahan pokok yang dijual selama pasar murah masih dibuka.
Hal tersebut, dikatakan Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UKM, Jevie Carter Eka Putra, menjawab MJNews.id di ruang kerjanya, Selasa, 19 April 2022 pagi.
Dalam pelaksanaan pasar murah yang kita gelar selama dua hari itu, kita memakai tiga metode. Yang mana, satu metode dengan metode lianya saling berkaitan satu sama lain. Pertama, paket sembako dari BAZ diperuntukkan untuk masyarakat miskin. BAZ sudah mendustribusikannya untuk 180 paket untuk seluruh kelurahan.
Metode kedua, kita lakukan dengan cara subsidi belanjan melalui kupon sebesar Rp. 5.000. Untuk masyarakat kurang mampu. Kupon yang sudah kita bagikan sebanyak 4.710 kupon. Artinya, bagi masyarakat pemegang kupon dapat keringanan belanja dengan potongan harga Rp. 5.000.
“Untuk masyarakat umum, Dinas Perindag juga bekerja sama dengan 10 UKM yang ada dikota Padang Panjang dengan melaksanakan bazar UKM. Yang mana, produk yang dijual di bazar UKM, harganya di bawah harga pasar. Jadi, pelaku UKM tidak mengambil untung besar dari setiap produk yang mereka jual terang,” Jevie.
Lebih jauh, Jevie Carter mengatakan, sejatinya ajang pasar murah yang kita gelar dengan melibatkan banyak Koperasi, tidak lebih untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam menghadapi bulan puasa dan lebaran tahun 1443 H. Berkat dukungan banyak pihak, terlaksana juga pasar murah ini. Meski dalam pelaksanaanya masih jauh dari sempurna.
Ucapan yang tidak terhingga, kita sampaikan kepada para rekanan yang telah mensuport terselenggaranya pasar murah ini. Tanpa support dari mereka mungkin kita sudah kewalahan. Dengan, melibatkan puluhan Koperasi bazar pasar murah ini terlaksana sesuai rencana.
“Insya Allah, tahun depan akan kita godok dengan konsep yang lebih matang. Bila perlu kita anggarkan. Melihat, tingginya animo masyarakat dalam berbelanja. Menandakan ekonomi masyarakat kita mulai pulih. Meski, harga harga bahan pokok belum semuanya murah. Dengan, adanya pasar murah ini, sedikit banyaknya masyarakat kita sudah terbantu,” terang Jevie Carter.
Yuniar, salah seorang penerima kupon belanja mengatakan, pasar murah digelar Perindag, sangat membantu masyarakat kecil dalam berbelanja. Dengan adanya potongan harga yang diberikan sangat membantu. Apalagi, bahan pokok yang dijual dibawah sedikit dari harga pasar.
Hal senada dikatakan, Syamsiar. Jika dapat, pasar murah ini bisa digelar sekali seminggu dalam bulan puasa ini. Andai, bisa digelar satu minggu sekali, berapa banyak masyarakat kurang mampu tertolong dengan program pasar murah ini. “Meski sulit untuk direalisasikan. Namun, sebagai masyarakat Badarai. Tentu kita tunggu respon dari pemerintah,” tukuk Syamsiar.
(Son)
