| Pimpinan Cabang Bank Nagari Padang Panjang, Zulhendri. (maison) |
Padang Panjang, Mjnews.id – Seiring, makin membaiknya pertumbuhan ekonomi masyarakat terutama pelaku UKM di Kota Padang Panjang, Bank Nagari selaku penyalur KUR, targetkan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) kwartal tahun 2022 sebesar Rp. 38,61 miliar. Mengalami kenaikan sebesar Rp. 1,36 miliar dibandingkan target tahun 2021 sebesar Rp. 37,25 miliar.
Naiknya target penyaluran KUR merupakan gabungan kredit Bank konvensional dan syariah di Padang Panjang seperti diungkapkan Pimpinan Cabang Bank Nagari Padang Panjang, Zulhendri, SE, menjawab MJNews.id di ruangan kerjanya, Rabu 9 Februari 2022.
“Guna memperkuat Bank Nagari Cabang Padang Panjang, pada awal tahun 2022 ini Bank Nagari Padang Panjang sudah menandatangani kontrak dengan direksi Bank Nagari yang dilaksanakan di Padang, terkait penyaluran KUR dari kedua Bank Konvensional dan Syariah,” ujar Zulhendri Chien.
Pihaknya, mentargetkan KUR (Konvensional dan Syari’ah) pada tahun 2022 berjumlah sebesar Rp. 38,61 miliar atau secara persentase mengalami kenaikan sebesar Rp. 1,36 miliar dari tahun 2021.
“Artinya, Bank Nagari selaku penyalur KUR, merasa optimis target-target yang telah ditetapkan untuk tahun ini bisa tercapai. Mumpung masih awal tahun, pihaknya bersama karyawan sudah menyusun strategi untuk mencapai target-target yang telah dirancang,” terangnya.
Lebih jauh, Zulhendri mengatakan, adapun nacam macam KUR terdapat di Bank Nagari yang bisa dinikmati masyarakat, terbagi kepada tiga kategori, yaitu KUR super mikro, KUR mikro, dan KUR kecil. KUR super mikro dengan flatform pinjaman sebesar Rp 10 juta, KUR mikro 10 juta sampai 50 juta rupiah, dan KUR kecil 50 juta sampai 500 juta rupiah.
“KUR super mikro ini dinamai oleh Bank Nagari dengan nama program ‘Marandang’ telah dilaunching tahun 2021 lalu. KUR super mikro ini sasarannya adalah melawan rentenir yang kita yakin masih banyak melakukan praktek pinjamanya pada masyarakat dengan bunga yang mencekik leher. Praktek rentenir semacam itu, masih marak terjadi di Padang Panjang.
“Meski KUR Super Mikro ini tanpa agunan, pihak Bank Nagari tetap melakukan survei kelayakan bagi penerima dan ketentuan baku dari pihak BI serta ketentuan OJK selaku pengawas dalam nenyalurkan kredit. Intinya, bagi si peminjam harus clear BI checkingnya dan punya usaha yang layak,” kata Zulhendri.
Sekaitan target dan rasa optimistis pada tahun 2022 bisa kita capai, berkaca pada hasil tahun lalu target penyaluran KUR. Seiring membaiknya,perekonomian masyarakat dan makin menggeliatnya usaha rumahan(UKM) Pihaknya yakin, pada tahun ini target penyaluran KUR akan melampaui target. Pasca covid dan mulai menggeliatnya perekonomian.
“Untuk tahun 2021 lalu, total KUR Bank Nagari Padang Panjang sebesar Rp. 37,25 miliar hingga Desember, lalu penyaluran KUR bisa kita realisasikan sebesar Rp. 49,72 miliar. Artinya realisasi KUR kita mencapai 133 persen. Atas keberhasilan, pencapaian target tersebut, Bank Nagari Padang Panjang dapat apresiasi dari kantor pusat,” imbuh Zulhendri.
“Alhamdulillah Bank Nagari Padang Panjang, oada penutupan buku tahun 2021. Penilaian yang diberikan oleh kantor pusat Bank Nagari adalah nilai A atau Excelent. Penilaian ini diberikan dengan pertimbangan sebagian besar target yang diberikan kepada Bank Nagari Padang Panjang tercapai atau meningkat dari tahun sebelumnya,” imbuhnya.
“Semua capaian dan prestasi yang sudah ditorehkan Bank Nagari Padang Panjang, tidak terlepas dari dukungan seluruh kerja sama Bank Nagari dan sokongan seluruh stakeholder. Dalam hal ini nasabah punya andil besar dalam pencapaian target itu,” kata Sang Pimpinan.
Selaku Pimpinan Bank Nagari Cabang Padang Panjang, kami sangat mengapresiasi serta terima kasih sekali kepada Pemerintah kota Padang Panjang selaku pemegang saham Bank Nagari yang selalu memberi spirit akan kemajuan Bank selama ini. Dengan, penyertaan modal yang ditanam boleh dikatakan besar guna menunjang lancarnya Bank dalam beroperasi.
Membaiknya pengelolaan sebuah perbankan tentu akan menuai prestasi, menyambut ulang tahun Bank Nagari ke-60 tahun yang diperingati tanggal 12 Maret 2022 akan datang. Bank Nagari sudah meluncurkan program promo loyality reward yang diperuntukkan khusus bagi PNS dan pensiunan PNS.
“Loyality reward ini diberikan kepada peminjam lama dan peminjam baru untuk setiap peminjaman di Bank Nagari. Jadi, reward untuk peminjam lama maksimal Rp2 juta dan peminjam baru, maksimal Rp 3 juta,” katanya.
“Untuk itu, bagi yang berminat untuk meminjam, kita anjurannya kepada PNS dan pensiunan PNS jika memang ada rencana untuk meminjam, bergegaslah untuk meminjam sebelum kuota dari kantor pusat habis,” ajaknya.
(son)
