Dari Padang Pariaman untuk Dunia
Perjalanan Sulam Kapalo Samek dari sentra-sentra perajin di Padang Pariaman menuju Antwerp dan Brussel menunjukkan bahwa produk yang berakar kuat pada tradisi memiliki peluang untuk berkembang di tengah industri kreatif global.
Dukungan KBRI Brussels, kolaborasi dengan desainer Itang Yunaz, serta jejaring diaspora melalui Native Indonesia menjadi bagian penting dalam membuka jalan bagi produk lokal untuk memasuki ruang promosi dan pasar internasional.
Bagi Kabupaten Padang Pariaman, momentum tersebut diharapkan menjadi awal dari perjalanan yang lebih panjang. Tidak hanya untuk memperkenalkan Sulam Kapalo Samek, tetapi juga untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif, meningkatkan kesejahteraan perajin, memperluas pasar UMKM, serta memastikan warisan budaya tetap hidup dan berkembang mengikuti zaman.
Dari setiap tusukan benang, tersimpan ketekunan para perajin. Dari setiap motif, melekat identitas budaya Padang Pariaman. Dan dari panggung Eropa, Sulam Kapalo Samek kini membawa pesan bahwa karya lokal yang dirawat dengan inovasi mampu berbicara di tingkat dunia.
Dari Padang Pariaman untuk Dunia. Karya Lokal, Warisan Global.
(*/tka)
