Pasaman BaratSumatera Barat

Pembangunan Ponpes Nurul Qulub Limau Puruik, Kinali Dimulai

618
Peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Nurul Qulub Limau Puruik
Peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Nurul Qulub Nagari Limau Puruik, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat. (f/kominfo)

Mjnews.id – Wakil Bupati Pasaman Barat, Risnawanto, menyatakan bahwa dengan dimulainya pembangunan Pondok Pesantren/Ponpes Nurul Qulub di Nagari Limau Puruik, Kecamatan Kinali, maka dimulailah juga pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang beriman dan bertaqwa.

Menurutnya, Ponpes Nurul Qulub ini diharapkan dapat menghasilkan generasi muda yang berkualitas dan memiliki ketakwaan kepada Tuhan.

ADVERTISEMENT

Dalam acara peletakan batu pertama Ponpes Nurul Qulub tersebut, hadir pula beberapa tokoh seperti anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Fraksi PKB, Donizar, anggota DPRD Pasbar, Ali Nasir, Camat Kinali, Saparuddin, Kabag Kesra, Harta Sani, dan stakeholder terkait lainnya.

Wakil Bupati menyampaikan harapan bahwa generasi muda yang bermunculan di Limau Puruik Kinali dan Kabupaten Pasaman Barat secara umum dapat melanjutkan estafet kepemimpinan. Dengan memiliki SDM yang berkualitas, diharapkan generasi ini dapat menghadapi tantangan era globalisasi dengan baik. Pemerintah berharap agar Bumi Mekar Tuah Basamo, alias Kabupaten Pasaman Barat, bisa menjadi kabupaten yang dirahmati Allah.

Risnawanto menyadari bahwa pembangunan Ponpes mungkin menghadapi keterbatasan, tetapi pihaknya meyakini bahwa semua pihak akan mendukungnya. Sebagai bentuk dukungan, Wakil Bupati Risnawanto memberikan sumbangan uang tunai kepada panitia pembangunan pondok pesantren.

Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Fraksi PKB, Donizar, juga memberikan dukungan untuk pembangunan Ponpes ini. Dia menjelaskan bahwa PKB memiliki hubungan erat dengan pondok pesantren, karena partai tersebut berasal dari kyai dan ulama. Ia berjanji untuk mendorong dan mendukung pembangunan Ponpes melalui APBD Provinsi Sumatera Barat dengan anggaran sebesar 50 juta rupiah pada tahun 2024 mendatang.

“Semoga pembangunan Pondok Pesantren ini dapat berjalan lancar dan dapat melahirkan generasi muda yang beriman dan memiliki semangat yang kuat dalam menghadapi masa depan,” katanya.

(wal)

Exit mobile version