“Kalau sekarang, apa kejadian di Jalur Gaza, apa yang terjadi di Abai, apa yang terjadi di Australia, orang sudah tahu. Kemajuan zaman hari ini kita harus ikuti, kalau tidak, kita akan tergilas tertinggal dengan zaman itu,” kata Joni.
Salah satu yang bisa dibagikan ke anak kita adalah untuk peran penting dalam kemajuan zaman. Jawabannya adalah Pendidikan.
“Lanjutkan pendidikan, jangan terputus sampai di sini. Di sekitar MTsN 5 banyak sekolah, ada Madrasah Aliyah satu keterampilan (MAN), SMA 4, SMA 1, SMK 1 dan SMK 5. Di luar Solok Selatan juga banyak sekolah. Intinya adalah lanjutkan pendidikan, karena dengan pendidikanlah anak-anak bisa ikut berperan di dalam visi kemajuan zaman,” pesan Joni.
Dalam Agama pun disampaikan dalam ayat, orang-orang yang berilmu itu akan diangkat derajatnya oleh Allah SWT.
“Harapan saya sebagai kepala sekolah, tolong lanjutkan pendidikan anak-anak kita, lihat apa skilnya, apa kelebihannya, lihat hobinya, salurkan ke situ, sambil diiringi dengan nasehat-nasehat yang baik untuk masa depan mereka,” saran Joni.
Joni juga menyampaikan pesan penting kepada siswa, laksanakan ibadah salat wajib. Seberapa pun hebatnya, seberapa pun gagah gantengnya, seberapa pun kayanya, nanti tidak akan punya nilai harga di hadapan Allah SWT, kalau seandainya salat kita lalaikan, apalagi ditinggalkan.
“Kemudian, hormati orang tua dan guru, karena di rumah adalah ayah ibu kandung kalian, kalau di madrasah adalah para guru, sampai kapan pun jasa mereka tidak akan lepas dari anak-anak kami semuanya,” kata Joni.
Pesan Joni yang terakhir, di mana pun kalian melanjutkan pendidikan sampai kapan pun hebatnya kalian nanti, tetaplah tanamkan cinta ke MTSN 5 ini. Tolong jaga nama baik almamater kita.
Acara perpisahan ini juga dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Solok Selatan, Kepala Kantor Urusan Agama Sungai Pagu, kepala sekolah dan madrasah mulai dari SD/MI, MTs, SMP, SMA dan Kepala MAN beserta kepala SMK, komite, wali murid dari kelas 9 MTsN 5 Solok Selatan, majelis guru, dan siswa kelas 7 sampai kelas 9.
(sus)
