Jawa TengahTNI

Danramil 13 Sukodono Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan

249
×

Danramil 13 Sukodono Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan

Sebarkan artikel ini
Danramil 13 Sukodono Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan
Danramil 13 Sukodono Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan. (f/ist)

Sragen, MJNews.id – Salah satu upaya penguatan kesadaran berbangsa dan bernegara kepada masyarakat, Danramil 13 Sukodono Kapten Inf. Rusdi menyampaikan sosialisasi tentang pentingnya wawasan kebangsaan melalui Empat Pilar Kebangsaan, guna menumbuhkan rasa cinta tanah air dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa bertempat di gedung KPRI Sukodono Desa Majenang, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Kamis (30/06/2022).
Kapten Inf Rusdi pun menjelaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan dapat memberikan pembelajaran lebih mengenai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan juga keutuhan NKRI. Gotong-royong, toleransi dan kerukunan hidup merupakan nilai-nilai yang sejalan dengan Empat Pilar Kebangsaan.
Guna meningkatkan dan menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya hidup dalam berbangsa dan bernegara, khususnya di Kecamatan Sukodono, maka Danramil 13 Sukodono mengadakan sosialisasi 4 pilar kebangsaan.
4 Pilar Kebangsaan menekankan pada nilai luhur Pancasila, UUD 1945,dan Bhinneka Tunggal Ika dan rasa cinta pada NKRI.Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara,Undang–undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara serta ketetapan MPR,tentang Negara Kesatuan Republik Indonesia,sebagai Bentuk Negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 
Pancasila berasal dari dua kata Sansekerta, yakni Panca yang berarti lima dan Sila yang berarti prinsip atau asa. Kelima prinsip tersebut juga tercantum dalam paragraf Ke-4 Pembukaan Undang–undang Dasar (UUD) 1945.
Undang–undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945) sebagai hukum dasar tertulis, konstitusi Pemerintahan Negara Republik Indonesia. NKRI berasal dari singkatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdiri dari Sabang sampai Merauke. 
“Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)berdiri sejak diproklamasikanya Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 oleh Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta. Bhinneka Tunggal Ika merupakan motto atau semboyan Bangsa Indonesia yang tertulis pada lambang Negara Indonesia, Garuda Pancasila. Frasa ini berasal dari bahasa Jawa Kuno yang artinya adalah berbeda–beda tetapi tetap satu,” tandasnya.
(Fix)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *