BeritaNasionalTokoh

Setelah Tiga Kali Kejang, Maestro Seni Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Selebriti Ramai Ucapkan Duka

10
Guruh Soekarnoputra. (Dok. Istimewa)

MJNEWS.ID – Kabar duka menyelimuti dunia seni dan budaya Tanah Air setelah Guruh Soekarnoputra, putra bungsu Presiden pertama RI Soekarno, meninggal dunia di RS MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta, Sabtu (26/9/2026) pukul 04.16 WIB.

Sebelum meninggal dunia pada usia 73 tahun, kondisi kesehatan Guruh Soekarnoputra sempat kritis dan menjalani perawatan intensif di ruang ICU. Keponakannya, Didi Mahardika, mengatakan Guruh bahkan sempat mengalami kejang sebanyak tiga kali sebelum akhirnya tidak sadarkan diri.

ADVERTISEMENT

“Om Guruh Soekarno Putra saat ini sedang dirawat di ICU dan sudah dalam kondisi kritis dan tidak sadarkan diri. Bahkan beliau sudah sempat tiga kali kejang,” ujar Didi kepada awak media, Kamis (24/9/2026).

Didi juga mengungkapkan, Guruh sebelumnya sempat menjalani perawatan di RS Medistra Jakarta selama sekitar empat minggu. Kondisinya sempat membaik, namun kembali mengalami penurunan hingga harus mendapatkan perawatan intensif di RS MRCCC Siloam Hospitals Semanggi.

“Beliau juga sudah sempat dirawat di RS Medistra Jakarta selama empat minggu dan sempat membaik, namun saat ini kondisinya kembali memburuk,” katanya.

Menurut Didi, kondisi kesehatan Guruh memang telah menurun sejak sekitar satu tahun terakhir. Namun, pihak keluarga meminta agar penyakit yang diderita Guruh tidak disampaikan kepada publik.

“Kalau itu (penyakit Guruh) sejauh ini ada permintaan dari pihak keluarga untuk tidak menyampaikan kepada masyarakat dahulu,” ujar Didi.

Kabar meninggalnya Guruh kemudian dikonfirmasi Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Guruh disebut sebagai seniman besar, sosok Marhaenis, sekaligus pejuang partai.

“Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un. Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fuanhu. Telah berpulang ke Rahmatullah, Almarhum Bapak Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra Bin Soekarno pada usia 73 tahun,” tulis Hasto dalam keterangannya.

Jenazah Guruh Soekarnoputra selanjutnya disemayamkan di rumah duka di Jalan Sriwijaya Raya Nomor 26, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Hasto juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama hidupnya Guruh memiliki kesalahan dan kekhilafan.

Kepergian Guruh turut mengundang ucapan belasungkawa dari sejumlah seniman dan tokoh publik yang pernah mengenal maupun bekerja bersama dirinya.

Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka menyampaikan duka mendalam melalui akun Instagram pribadinya. Ia menyebut kepergian Guruh sebagai kehilangan bagi keluarga DPR RI, dunia seni dan kebudayaan, serta bangsa Indonesia.

“Selamat jalan, Mas Guruh. Karya dan pengabdianmu akan selalu dikenang,” tulis Rieke.

Penyanyi Ruth Sahanaya bersama suaminya, Jeffry Waworuntu, juga mengenang sosok Guruh sebagai maestro yang memberikan pengalaman berharga dalam perjalanan mereka di dunia seni pertunjukan.

Ruth mengungkapkan rasa syukur pernah menjadi bagian dari sejumlah pergelaran seni yang diciptakan Guruh.

“Karya, pemikiran, dan jejak senimu akan terus hidup dalam ingatan dan hati bangsa,” tulis Ruth dalam unggahannya.

Ucapan duka juga disampaikan penyanyi Reza Artamevia. Ia mengenang Guruh sebagai pujangga, budayawan sekaligus panutan bagi para seniman Indonesia.

Reza menyampaikan kebanggaannya karena pernah menjadi bagian dari perjalanan panjang Guruh dalam dunia seni. Ia juga mendoakan agar Guruh mendapatkan husnul khotimah serta ampunan atas segala kesalahan selama hidupnya.

“Selamat beristirahat dengan tenang Mas Guruh,” tulis Reza.

Guruh Soekarnoputra dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam perkembangan seni dan budaya Indonesia. Putra Soekarno dan Fatmawati tersebut meninggalkan sejumlah karya musik dan kiprah panjang dalam dunia seni pertunjukan yang menjadi bagian dari perjalanan kebudayaan Indonesia.

Exit mobile version