Kota SawahluntoWisata

Pemandian Mudiak Lugha Silungkang Telah Dikunjungi Ribuan Orang

627
Pemandian Mudiak Lugha Silungkang di Kota Sawahlunto. (f/fidel)

SAWAHLUNTO, Mjnews.id – Objek wisata baru di Kota Sawahlunto adalah pemandian Mudiak Lugha Silungkang, yang dibangun oleh Pemerintah Desa Silungkang Oso, Kecamatan Silungkang, Kota Sawahlunto dan saat ini belum setahun berdiri, telah berhasil menarik ribuan pengunjung dan menghasilkan omset puluhan juta rupiah.
Wakil Ketua Pokdarwis Panorama, Yati atau akrab disapa Mama Boy didampingi anggotanya, Andri kepada awak media pada Minggu (25/6/2022) sore, mengatakan bahwa berbagai fasilitas penunjang, menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Silungkang Oso, ditambah dengan dana Pokok Pikiran (Pokir) dari Irland Muhammad, anggota DPRD Kota Sawahlunto, Dapil Lembah Segar-Silungkang. 
Untuk kegiatan tersebut, Pemdes Silungkang Oso mengeluarkan Peraturan Desa (Perdes) guna menentukan regulasi pengelolaan pemandian Mudiak Lugha, yang salah satunya dengan menunjuk Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) Panorama, sebagai pengelola objek wisata tersebut. 
Saat ini, pemandian Mudiak Lugha sudah mendapat kunjungan dari ribuan orang dengan capaian omset puluhan juta rupiah. 
Sementara itu, dari sisi  pengelolanya Pokdarwis Panorama membagi sistem kerja (6 orang) dengan sistem shift, setiap harinya untuk menjaga kualitas kebersihan dan kesehatan air di kolam dengan cara menguras/membersihkan kolam tanpa menggunakan bahan kimia setiap harinya. 
Pada sisi lain, di lokasi objek wisata Mudiak Lugha, saat ini ada sepuluh orang pedagang, yang tentunya juga wajib mematuhi peraturan yang dibuat oleh pengelola, Pokdarwis. Seperti kebersihan dagangan, kenyamanan pembeli dan adanya standar harga. 
Pemandian Mudiak Lugha Silungkang. (f/fidel)

Melalui kerja keras dan dukungan secara bersama, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Panorama yang mengelola Pemadian Mudiak Lugha yang berada di Kecamatan Silungkang ini, berhasil menuai sukses dalam menggerakan roda ekonomi warga masyarakat setempat, melalui lapak atau kios kuliner di sekitar pemandian Mudiak Lugha.

(fidel) 
Exit mobile version