Mjnews.id – Suasana hangat terasa di Balai Desa Kasih, Kecamatan Kertanegara, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, saat puluhan ibu-ibu desa berkumpul mengikuti penyuluhan non fisik dalam program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga.
Kali ini, materi yang disampaikan begitu dekat dengan kehidupan sehari-hari, yakni cara aman memasang regulator gas guna mencegah risiko kebakaran di rumah.
Dengan penuh perhatian, para peserta menyimak setiap penjelasan dari petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Purbalingga. Tidak sekedar teori, kegiatan penyuluhan juga disertai praktik langsung. Satu per satu ibu-ibu maju untuk mencoba, memastikan mereka benar-benar memahami langkah-langkah aman apa saja yang harus dilakukan di dapur masing-masing.
Di sela kegiatan, suara diskusi ringan dan tanya jawab menghidupkan suasana. Kekhawatiran yang selama ini tersimpan, tentang kebocoran gas hingga potensi kebakaran perlahan terjawab melalui penjelasan yang sederhana dan mudah dipahami.
Teguh, salah satu petugas Damkar Purbalingga menjelaskan, penggunaan regulator yang tidak tepat dan pemasangan yang kurang benar menjadi salah satu faktor utama kebakaran rumah. Ia pun menekankan pentingnya memastikan regulator terpasang rapat, tidak bocor, serta rutin memeriksa kondisi selang dan karet pengaman.
“Hal kecil seperti ini sering dianggap sepele. Padahal dampaknya besar. Melalui penyuluhan ini, kami ingin masyarakat, khususnya ibu-ibu agar lebih waspada dan tahu bagaimana menanganinya,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
Ratna, salah satu ibu-ibu peserta penyuluhan, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru dari kegiatan ini. Selama ini, ia memasang regulator hanya berdasarkan kebiasaan tanpa benar-benar memahami standar keamanannya.
“Biasanya ya asal pasang aja, yang penting bisa dipakai. Ternyata setelah ikutan penyuluhan ini saya baru tahu ada cara yang lebih benar dan aman. Jadinya lebih tenang sekarang, apalagi ini untuk keselamatan keluarga di rumah,” tuturnya.
Bagi para ibu-ibu, kegiatan ini bukan sekedar penyuluhan, lebih dari itu kegiatan ini merupakan bekal penting untuk melindungi keluarga. Mereka pun tampak antusias, bahkan saling berbagi pengalaman terkait penggunaan gas di rumah.
Program TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga sentuhan edukasi langsung yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Dari dapur-dapur sederhana di desa tersebut, kini tumbuh kesadaran baru bahwa keselamatan bisa dimulai dari hal kecil, yakni dengan memasang regulator gas yang benar.
(*)












