BeritaKabupaten DharmasrayaPLN

Kabel Listrik Menjuntai di Dusun Baru Dharmasraya, Warga Pertanyakan Respons PLN: Jangan Tunggu Korban Jiwa Baru Bertindak

10
×

Kabel Listrik Menjuntai di Dusun Baru Dharmasraya, Warga Pertanyakan Respons PLN: Jangan Tunggu Korban Jiwa Baru Bertindak

Sebarkan artikel ini
Kabel Listrik Menjuntai di Dusun Baru, Nagari Ampalu, Kecamatan Koto Salak, Kabupaten Dharmasraya
Kabel Listrik Menjuntai di Dusun Baru, Nagari Ampalu, Kecamatan Koto Salak, Kabupaten Dharmasraya. (f/ist)

Mjnews.id – Ancaman keselamatan mengintai warga Jorong Dusun Baru, Nagari Ampalu, Kecamatan Koto Salak, Kabupaten Dharmasraya. Sejumlah kabel listrik yang rusak akibat aksi pencurian hingga kini dilaporkan masih dibiarkan menjuntai dan tergeletak di tanah tanpa pengamanan yang memadai, meski warga mengaku telah berulang kali menyampaikan laporan kepada pihak terkait.

Kondisi tersebut memicu keresahan masyarakat karena berpotensi membahayakan nyawa warga yang beraktivitas di sekitar lokasi. Apalagi, kabel yang rusak itu berada di area yang kerap dilalui masyarakat, termasuk anak-anak yang bermain dan pengguna jalan.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kerusakan jaringan terjadi setelah aksi pencurian kabel listrik yang menyebabkan sejumlah instalasi putus dan terkelupas. Akibatnya, sebagian kabel menjuntai rendah, bahkan ada yang tergeletak di permukaan tanah dan dekat dengan fasilitas umum.

Menyadari potensi bahaya yang dapat ditimbulkan, warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Jorong Dusun Baru. Laporan itu kemudian diteruskan kepada pihak PLN Unit Pulau Mainan agar segera dilakukan penanganan darurat. Namun hingga Jumat (12/06/2026), warga mengaku belum melihat adanya tindakan perbaikan maupun pengamanan di lokasi.

“Kami sudah melapor melalui Pak Jorong dan informasi itu juga sudah diteruskan ke pihak PLN. Tetapi sampai sekarang belum ada petugas yang datang untuk mengamankan kabel tersebut. Padahal ini menyangkut keselamatan masyarakat,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Menurut warga, situasi menjadi semakin mengkhawatirkan saat malam hari maupun ketika hujan turun. Dalam kondisi tersebut, masyarakat sulit mengetahui apakah kabel masih bertegangan atau tidak.

“Anak-anak di sini sering bermain di sekitar lokasi. Mereka tentu tidak memahami bahaya kabel listrik. Kalau dibiarkan terus seperti ini, risikonya sangat besar. Jangan sampai harus ada korban jiwa terlebih dahulu baru dilakukan tindakan,” katanya.

Warga menilai persoalan ini tidak bisa dianggap sepele. Infrastruktur kelistrikan merupakan fasilitas vital yang membutuhkan respons cepat ketika terjadi gangguan yang berpotensi membahayakan keselamatan publik.

Sejumlah tokoh masyarakat juga meminta pihak PLN segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan pengamanan sementara, setidaknya dengan mensterilkan area berbahaya hingga proses perbaikan dilakukan.

Masyarakat berharap laporan yang telah disampaikan dapat segera ditindaklanjuti. Pasalnya, setiap hari kabel-kabel tersebut masih berada di lokasi dan menjadi ancaman nyata bagi keselamatan warga.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT