MJNEWS.ID – PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) memperkuat penetrasi layanan perbankan digital syariah dengan menyasar pelaku usaha dan merchant di sejumlah kota besar melalui Program Serbu Ekosistem. Program ini menjadi strategi perseroan untuk meningkatkan transaksi digital sekaligus memperkuat ekosistem bisnis nasabah.
Hingga 31 Agustus 2026, platform mobile banking Bale Syariah by BSN tercatat telah memiliki 238.897 pengguna aktif. Adapun total transaksi mencapai 3,29 juta kali dengan volume transaksi sebesar Rp6,57 triliun.
Sementara dari sisi layanan merchant, QRIS BSN telah digunakan oleh 2.102 merchant. Akumulasi transaksi tercatat mencapai 2,07 juta kali dengan volume transaksi menembus Rp552,1 miliar.
Direktur Utama Bank BSN, Alex Sofjan Noor mengatakan, pencapaian tersebut sejalan dengan strategi perseroan untuk menghadirkan solusi perbankan syariah yang terintegrasi langsung dengan aktivitas usaha para mitra melalui Program Serbu Ekosistem.
“Setiap inovasi produk bisnis Bank BSN harus berakar pada kemudahan transaksi bagi para pelaku usaha. Melalui semangat #ThinkCustomer, setiap keputusan bisnis selalu dimulai dari pertanyaan: Apakah langkah ini benar-benar memudahkan nasabah?” kata Alex saat meluncurkan Program Serbu Ekosistem di Walking Drums Cafe, Jakarta, akhir pekan lalu.
Peluncuran program tersebut juga menjadi bagian dari peringatan Hari Pelanggan Nasional. Dalam momentum itu, jajaran manajemen Bank BSN hadir langsung menyapa dan melayani nasabah.
Program Serbu Ekosistem kemudian akan dilanjutkan melalui rangkaian roadshow yang menyasar sejumlah kota besar, di antaranya Banda Aceh, Bandung dan Surabaya.
Di Jakarta, kegiatan berlangsung di Walking Drums Cafe yang merupakan salah satu usaha milik nasabah Bank BSN, Alifah Abdullah. Selain usaha tersebut, Alifah juga mengembangkan unit bisnis Root & Grow di sejumlah lokasi strategis.
Alex mengatakan, kebutuhan terhadap transaksi yang cepat, nyaman dan memiliki kepastian menjadi bagian penting dalam aktivitas bisnis sehari-hari. Kondisi tersebut semakin relevan dengan pemanfaatan layanan pembayaran digital seperti QRIS dan mesin Electronic Data Capture (EDC).
“Dalam menjalankan roda bisnis harian, kebutuhan akan kecepatan, kenyamanan, dan kepastian transaksi pembayaran menjadi krusial, khususnya lewat pemanfaatan fitur digital seperti QRIS dan mesin Electronic Data Capture (EDC),” ungkap Alex.
Menurut dia, kemitraan dengan para pelaku usaha tersebut menjadi gambaran arah pelayanan Bank BSN yang semakin berorientasi pada ekosistem nyata nasabah.
“Pola pendekatan ini menegaskan transformasi perbankan yang tidak lagi pasif menunggu kedatangan nasabah di kantor cabang, melainkan hadir secara aktif dan melekat dalam menopang aktivitas harian serta pertumbuhan usaha mitra bisnisnya,” ujarnya.
Bank BSN saat ini memiliki portofolio mitra dari berbagai sektor usaha, mulai dari ritel hingga industri kreatif. Salah satunya Heni Widiastuti, pelaku usaha asal Pasar Minggu yang memanfaatkan platform Bale Syariah untuk mendukung kegiatan operasional bisnisnya.
Selain itu, terdapat Hanna Faridl yang menjalankan bisnis fashion muslim melalui label Modestalk. Bank BSN juga menggandeng usaha dengan rekam jejak panjang, seperti Romi Jaya milik Firman yang telah menjalankan usahanya sejak 1990.
Dukungan terhadap pelaku usaha juga menyasar generasi muda yang mengandalkan efisiensi melalui teknologi digital. Di antaranya Rula dari Nahid Studio dan Bimo, pemilik Coco Bross.
Tidak hanya di Jakarta, penguatan ekosistem bisnis Bank BSN juga menjangkau pelaku UMKM di daerah. Salah satunya Lozy Hijab, brand modest fashion lokal asal Tasikmalaya yang didirikan Andesni Hirda Putri dan telah dirintis sejak sekitar 11 tahun lalu.
Lozy Hijab yang pada awalnya fokus pada produk hijab kini berkembang dengan menghadirkan berbagai produk modest fashion, mulai dari pashmina, hijab instan, hijab segitiga, tunik, abaya, gamis, blouse hingga one set.
“Keberadaan para mitra usaha lintas generasi dan sektor ini mempertegas peran perseroan dalam menyediakan solusi keuangan yang relevan bagi seluruh segmen pelaku usaha,” pungkas Alex.
Melalui Program Serbu Ekosistem, Bank BSN menyiapkan sejumlah layanan yang terintegrasi untuk mendukung kebutuhan transaksi merchant. Fasilitas tersebut meliputi penerimaan pembayaran melalui QRIS dan EDC, pengelolaan arus kas atau cash management, hingga akses pembiayaan untuk mendukung ekspansi usaha pelaku UMKM maupun korporasi.
Dalam peluncuran Program Serbu Ekosistem di Jakarta, Alex Sofjan Noor didampingi Direktur Retail Funding Bank BSN Ari Kurniaman dan Direktur Commercial and Corporate Banking Bank BSN Maqin U. Norhadi. Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah nasabah serta pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha.






