BeritaKriminalitasLimapuluh Kota

Proyek Bantuan Irigasi Perpompaan Kementan di Limapuluh Kota Tuai Sorotan

10
×

Proyek Bantuan Irigasi Perpompaan Kementan di Limapuluh Kota Tuai Sorotan

Sebarkan artikel ini
Pompa Air Model MBI-P80
Pompa Air Model MBI-P80. (f/ist)

Mjnews.id – Proyek bantuan Irpom (irigasi perpompaan) dari Kementerian Pertanian (Kementan) tahun anggaran 2026 yang dikelola oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Distanhortbun) Kabupaten Limapuluh Kota menuai sorotan dan diduga kuat berpotensi ada permainan kongkalikong.

Bantuan pemerintah yang semestinya dikelola dengan baik dalam retribusinya ke petani juga berdampak manfaat bagi kelompok petani yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan data yang didapat, sekitar 47 kelompok tani se-Kabupaten Limapuluh Kota mendapatkan bantuan pompa tersebut.

Salah satu pengakuan kelompok tani saat ditanya wartawan mengakui bahwa kelompok taninya mendapatkan bantuan pompa air dari Kementerian Pertanian dengan harga harus dibeli 30.500.000 rupiah dengan Pompa Air Model MBI-P80.

“Selain itu, ada juga pembangunan penampung air di lokasi persawahan pertanian milik masyarakat,” kata salah satu kelompok tani yang minta namanya tak disebutkan, Minggu 17 Oktober 2026.

Ia juga menyebutkan, setiap kelompok tani diwajibkan membeli alat pompa tersebut ke salah satu rekanan di batas kota Payakumbuh-Tanjung Pati.

“Kita merasa kaget dengan harga setinggi itu, mau keberatan pun nanti takutnya gak dapat bantuan kita. Harga tersebut sangatlah tidak wajar, terlalu tinggi,” ungkapnya.

Konfirmasi terkait proyek irigasi perpompaan

Sementara, Sekretaris Distanhortbun Kabupaten Limapuluh Kota, Vivi Febria Eka Putri, saat dikonfrimasi wartawan seputaran proyek irigasi perpompaan dari dana Kementerian Pertanian tersebut melalui pesan singkat Whatsappnya hingga berita ini diturunkan belum memberikan jawaban.

(Yud)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT