pemkab muba
Kabupaten Solok

Mereka ‘Mantan’ Orang Hebat, Bersua Pertontonkan Keakraban

215
×

Mereka ‘Mantan’ Orang Hebat, Bersua Pertontonkan Keakraban

Sebarkan artikel ini
Orang Hebat Kabupaten Solok Bersua Pertontonkan Keakraban
‘Mantan’ Orang Hebat Kabupaten Solok Bersua Pertontonkan Keakraban. (f/ist)

Padang, MJNews.id – “Mereka orang-orang hebat. Bersua di area publik atas undangan masyarakat beliau bermesraan, saling mengumbar keakraban satu sama lain”. Demikian di antara pujian masyarakat terhadap mantan para pejabat yang pernah memimpin Kabupaten Solok di era pengabdiannya, yang telah banyak menorehkan sejarah, semasa dalam mengisi pembangunan Kabupaten Solok.
Masa dan waktu memimpin apa yang telah mereka perbuat, serta tak terlepas intrik politik gesekan sesamanya, niscaya jejak digital dan saksi masyarakat banyak amat mengetahui. Namun setelah mantan, pertemuannya di tengah keramaian, mereka pada akrab, saling bernostalgia, bagaikan tidak ada persoalan di antara mereka, seakan telah memupus, ganjalan ‘duri’ ketika mereka pernah sama-sama menjadi orang ‘besar’ di Ranah Bundo ini.
Seperti postingan duo mantan Bupati Solok Gamawan Fauzi dan Gusmal. Keduanya orang hebat, sama-sama pernah memimpin dua kali periode. Bahkan, keduanya pernah sama dalam bingkai Pemerintahan Kabupaten Solok. Dimana Gamawan Fauzi sebagai bupati dan Gusmal selaku Sekda. Ketika Gamawan jadi Gubernur Sumbar dan Gusmal menjadi Bupati Solok, sempat di antara keduanya ‘perang dingin’ nyaris tidak berkomunikasi. Khalayak pada tahu, namun seiring perjalanan waktu, kedua tokoh adat yang bergelar Datuak dan Pak Haji ini, sama-sama menginsafi filosofi, ‘Adat Basyandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah’, bahwa tidak elok mempertontonkan ego masing-masing, toh pada akhirnya sebuah keniscayaan. Baik sisi moral, etika, adab apalagi tinjauan ketaatan religi, sebagai orang Minang nan Alim.
Foto berdua ini beredar dalam berbagai wall grup whatsapp, masyarakat Solok. “Pemikiran kedua tokoh ini sangat kita perlukan”, celetuk netizen.
“Kita siap apabila dibutuhkan,” jawabnya.
Publik pada tahu, bahwa di masa keberjayaan Gamawan & Gusmal jadi pejabat di Kabupaten Solok, ‘lakek tangan’ beliau, sukses memindahkan pusat pemerintahan dari Kotobaru ke Arosuka, sebagai sebuah kompleks perkantoran. GOR Tuanku Tabiang Batu Batupang Kotobaru juga tegak berdiri megah, dengan berbagai acara, ivent besar termasuk laga pertandingan, sepakbola, badminton, betul-betul semarak. Seiring Convention Hall di Alahanpanjang juga pada hidup dengan berbagai acara pemerintahan dan alek nagari.
Hadirnya RSUD Arosuka juga menjadi sitawa sidingin bagi masayarakat. Tour de Singkarak (TdS) agenda rutin Internasional telah melambungkan nama daerah ke mancanegara, sehinggga Dermaga Singkarak dipadati khalayak, mesti akhirnya menghilang diremuk pandemi Covid. Semua itu menjadi kenangan dan menjadi catatan generasi berikutnya, sebagai buah karya mereka selama memimpin, yang ditorehkan dalam tinta emas.
Kedua orang ini berangkat dari birokrasi yang meroket jadi eksekutif (bupati). Lain cerita ketika melongok ke legislative, bahwa ada duo anak muda milenial, yaitu Hardinalis Kobal dengan Jon Firman Pandu. Mereka berdua pernaha bersama juga di DPRD, Kobal dari Fraksi Golkar dan Jon Pandu Fraksi Gerindra. Yang namanya intrik politik, bergesekan, saling berhadapan di antara dua kubu, juga tidak terlepas sebagai permainannya dunia.
Berikutnya Kobal pernah menjadi Ketua DPRD Kabupaten Solok, lalu periode selanjutnya terpilih pula Jon Pandu jadi Ketua DPRD Solok, namun di tengah perjalanan Jon Pandu mengundurkan diri dalam mendampingi Bupati Epyardi Asda dan ia sebagai Wabup di masa sekarang.
Perihal kedua mantan Ketua DPRD milenial ini, saat bersua sangat akrab sekali. Begitulah, adem masyarakat melihatnya. Aaamin!
(malin)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *