Kota PariamanPendidikan

BSSA Kampung Apar Pariaman Dukung Sagasaja dengan Sedekah Minyak Jelantah

234
×

BSSA Kampung Apar Pariaman Dukung Sagasaja dengan Sedekah Minyak Jelantah

Sebarkan artikel ini
BSSA Kampung Apar
BSSA Desa Kampung Apar sedang menerima sedekah minyak jelantah dari warga sekitar..

Kota Pariaman, Mjnews.id – Untuk membantu pemerintah dalam mengatasi pencemaran lingkungan, yang diakibatkan oleh pembuangan minyak jelantah atau minyak bekas pakai untuk untuk kebutuhan rumah tangga, penjual gorengan, atau kebutuhan restoran, Kampung Apar Innovation Center (KAIC) dan Bank Sampah Sahabat Alam (BSSA) Desa Kampung Apar Kecamatan Pariaman Selatan, membuat program “Sedekah Minyak Jelantah”.
Menurut Eko Kurniawan Kordinator KAIC dan BSSA, Program Sedekah Minyak Jelantah ini sudah berjalan semenjak bulan November tahun 2021, dan masih berjalan sampai dengan saat ini. KAIC dan BSSA ini juga dimotori oleh Rasniwati, atau sehari-seharinya biasa dipanggil dengan Chimi.
Eko menjelaskan, Program ini tercetus oleh mereka disaat merekai melihat banyak sekali ibu-ibu rumah tangga atau yang lainnya membuang minyak jelantah ini ke dalam got, wastafel, dan juga wc, akibatnya jika dibuang disaluran yang ada pipanya, saluran tersebut akan menjadi mampet atau tersumbat akibat pembekuan yang terjadi dari minyak tersebut. Selain itu akan terjadi juga pencemaran lingkungan, yang akibatnya bisa menganggu kesehatan masyarakat sekitar.
Lebih lanjut Eko menjelaskan, untuk program sedekah minyak jelantah ini, kami menerima sumbangan atau sedekah minyak dari masyarakat Kota Pariaman yang ingin berbagi amal jariyahnya dengan kami, karena ada dua keuntungan dari program ini, pertama membersihkan lingkungan agar tetap sehat, dan yang kedua adalah sedekah amal jariyah sebagai tabungan mereka di akhirat mereka nanti.
Eko juga menerangkan, bahwa hasil dari penjualan minyak jelantah ini nantinya akan digunakan untuk membantu biaya pendidikan anak yang berasal dari keluarga kurang mampu. Jadi program ini juga kami sinkronkan dengan program pemerintah Kota Pariaman yaitu Program Saga Saja, yang sudah berhasil membantu anak-anak kurang mampu untuk mengecap pendidikan dibangku kuliah, bahkan bisa bekerja setelah tamat dan membantu meningkatkan ekonomi keluarga.
“Untuk saat ini kami baru berhasil mengumpulkan minyak jelantah sekitar 20 Kg yang sudah kami jual kepada pengepul, yang satu kilogramnya dihargai sebesar Rp.8 ribu, dan hasil penjualan tersebut kami setorkan kepada Baznas Kota Pariaman untuk disimpan terlebih dahulu, hingga jumlahnya sudah mencukupi untuk membantu biaya pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu yang ada di Kota Pariaman”, terang Eko.
Hal tersebut tercantum dalam perjanjian kerjasama yang sudah dibuat antara KAIC dengan Baznas Kota Pariaman, yang sudah ditanda tangani pada 9 Desember 2021. Selain itu program sedekah jelantah ini juga di dukung penuh oleh Pertamina, Jelantah4Change (organisasi nasional yang fokus pada edukasi dan pengelolaan jelantah, serta kolaborasi dengan Treasure Not Trash (TNT) yang merupakan organisasi yang juga fokus pada isu-isu lingkungan hidup.
“Tentunya kami membuka kran kolaborasi seluas-luasnya dengan berbagai pihak demi mewujudkan kota Pariaman yang lebih bersih dan sehat”, ujar Eko.
“Di samping itu kami juga berharap bantuan kepada Pemerintah Kota Pariaman agar mau menghimbau kepada para pengusaha makanan seperti Restoran, Rumah Sakit, dan ibu-ibu RT yang ada di Kota Pariaman, supaya mau menyumbangkan minyak jelantah mereka kepada kami, agar program sedekah jelantah ini secepatnya bisa membantu biaya pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu di Kota Pariaman ini”, pinta Eko Kurniawan di BSSA, Senin 17 Januari 2022.
(tci/sul)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *