Kota PadangParlemenSumatera BaratWisata

Duh! Ikon Wisata Batu Malin Kundang di Pantai Air Manis Padang Tenggelam, Terlihat Seperti Kolam Ikan

19
×

Duh! Ikon Wisata Batu Malin Kundang di Pantai Air Manis Padang Tenggelam, Terlihat Seperti Kolam Ikan

Sebarkan artikel ini
Batu Malin Kundang di Pantai Air Manis Padang Tenggelam
Batu Malin Kundang di Pantai Air Manis, Kota Padang Tenggelam. (f/ist)

Mjnews.id – Situasi Batu Malin Kundang yang tenggelam dan sekarang terlihat seperti kolam ikan di Pantai Air Manis, Kota Padang, sangat disayangkan.

Batu Malin Kundang adalah ikon pariwisata yang memiliki nilai historis dan mengundang banyak wisatawan domestik maupun mancanegara. Fenomena ini juga berdampak pada sektor pariwisata dan mengecewakan para pengunjung yang datang khusus untuk melihat Batu Malin Kundang.

ADVERTISEMENT

Ketua Komisi III DPRD Kota Padang, Boby Rustam, menyayangkan situasi ini dan berencana untuk menindaklanjuti masalah ini dengan memanggil pihak terkait, termasuk dinas pariwisata dan pengelola pantai. Ia ingin mencari solusi untuk mengembalikan nilai historis dan daya pikat Batu Malin Kundang sebagai ikon Kota Padang.

“Dengan area batu malin kundang telah menjadi kolam Ikan Nila hingga Mujair tidak adalagi yang dibanggakan. Padahal dulu orang datang ke Padang mencari Pantai Air Manis melihat Batu Malin Kundang. Apa benar kisah legenda anak durhaka kepada orangtuanya yang dikutuk jadi batu itu. Sekarang apa, yang ditemukan hanya kolam ikan mujair,” ucapnya, kemarin.

Selain itu, dengan viralnya kejadian ini, Boby menambahkan tentu membuat malu dan menjadi catatan keras bagi Pemko Padang. Padahal sektor pariwisata menjadi sektor penyumbang yang tinggi juga bagi perekonomian.

Sementara Dinas Pariwisata Kota Padang berjanji akan menyelidiki penyebab tenggelamnya Batu Malin Kundang. Salah satu dugaan adalah pasang naik air laut yang menyebabkan batu tersebut terbenam. Kawasan Pantai Air Manis memiliki dua bagian, yang satu dikelola oleh Pemerintah Kota dan yang lainnya oleh masyarakat. Perawatan Batu Malin Kundang ini menjadi sulit karena lahan tersebut milik warga.

Pemerintah setempat juga perlu mempertimbangkan infrastruktur pendukung yang memadai, seperti akses air keluar di pedestrian, untuk memastikan kondisi Batu Malin Kundang tetap terjaga.

Kelestarian ikon wisata ini penting untuk mempromosikan pariwisata daerah dan memberikan pengalaman berharga bagi pengunjung seperti selfie. Meskipun saat ini Batu Malin Kundang mungkin tenggelam, masih ada potensi untuk mengembalikannya menjadi ikon pariwisata yang memukau.

(*/eds)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *