pemkab muba
Berita

Indonesia Masuk Peringkat ke-7 dalam Laporan Cage-Free Benchmark Asia

775
×

Indonesia Masuk Peringkat ke-7 dalam Laporan Cage-Free Benchmark Asia

Sebarkan artikel ini
Cage-Free Benchmark
Cage-Free Benchmark.

Mengapa Perlu Meninggalkan Sistem Kandang Baterai?

“Sekitar 63 persen dari populasi ayam petelur komersial di dunia, setara dengan lebih dari tiga miliar individu unggas, berada di Asia,” kata Dhiani Probhosiwi, Manajer Kampanye untuk Program Farmed Animals AFJ.

“Sayangnya, diperkirakan sebanyak 90 persen ayam petelur di Asia menghabiskan seluruh hidupnya terperangkap dalam sangkar sempit terbuat dari besi atau bambu, sehingga ayam-ayam tidak dapat memenuhi insting paling dasar mereka,” lanjut Dhiani.

ADVERTISEMENT

Ayam yang hidup dalam kandang baterai tidak dapat mengekspresikan kebutuhan dasarnya, termasuk membersihkan dan merapikan bulu (preening), mandi debu, bertengger, bersarang, eksplorasi makanan, atau bahkan untuk sekadar merentangkan sayap sepenuhnya.

Sebuah tinjauan komprehensif dari Otoritas Keamanan Pangan Eropa dengan jelas mengatakan bahwa “kandang [baterai] tidak seharusnya digunakan.”

Industri peternakan juga memunculkan kekhawatiran terkait kesehatan masyarakat. Peternakan hewan menyumbang sekitar 70 persen dari penggunaan antibiotik global yang memperparah risiko resistensi antimikroba. Konsumsi ini diperkirakan akan meningkat sebesar 67 persen pada tahun 2030.

PBB bersama berbagai organisasi internasional telah mengakui peran krusial dari upaya global untuk kesehatan hewan dalam mencegah potensi krisis kesehatan masyarakat global di masa depan.

Benchmark ini diharapkan mampu membuka jalan untuk peningkatan kerja sama antara negara-negara di Asia dan wilayah-wilayah yang telah mengesahkan kebijakan bebas sangkar.

(*)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT