“OVOP ini adalah suatu pendekatan pengembangan potensi daerah di satu wilayah untuk menghasilkan satu produk kelas global yang unik khas daerah dengan memanfaatkan sumber daya lokal,” jelasnya.
Dengan semua sumber daya yang ada tersebut baik dari SDA, maupun dari SDM, Mustika Yana meyakini dalam beberapa tahun ke depan Pasaman Barat dapat bersaing dengan daerah daerah maju lainnya di Sumatera Barat.
Ia juga memiliki misi meningkatkan kualitas lingkungan hidup, infrastruktur dan pengelolaan risiko bencana.
Tentunya akan memperkuat otonomi nagari dalam rangka mewujudkan kemandirian masyarakat dan nagari serta menguatkan dan meningkatkan eksistensi adat dan budaya.
“Semua itu tentunya harus didukung oleh semua pihak, dengan istilah setiap pekerjaan besar kalau dikerjakan secara bersama sama tentu akan terasa ringan, makanya kali ini kita mengusung prinsip “Basamo mangko kajadi” bersama makanya jadi,” jelasnya.
Di Partai Gerindra, Tuanku Mustika Yana disambut oleh pengurus Ketua DPC Gerindra Pasaman Barat Erianto didampingi Sekretaris Yulnepri dan Bendahara Meilizar Dt Sampono serta anggota DPRD Provinsi terpilih dari Gerindra Ade Putra.
Menurut ketua DPC Partai Gerindra Pasaman Barat, Erianto sejak partai Gerindra membuka pendaftaran untuk calon bupati dan calon wakil bupati sejak tanggal 07 Mei lalu, telah lima tokoh yang mengambil formulir pendaftaran di Partai Gerindra, namun yang telah mengembalikan berkas formulir tersebut baru satu orang yakni Tuanku Mustika Yana.
“Kami sangat mengapresiasi keseriusan Tuanku Mustika Yana terhadap Partai Gerindra yang melengkapi dokumen persyaratan, sampai hari ini baru beliau yang telah mengembalikan berkas formulir pendaftaran,” katanya.
(wid)












