BeritaPadang Panjang

Galanggang Arang #8 di Padang Panjang Bahas WTBOS sebagai Ruang Publik Industri Kreatif

809
Hari kedua Galanggang Arang #8 2024 di Stasiun Kereta Api Padang Panjang
Hari kedua Galanggang Arang #8 2024 di Stasiun Kereta Api Padang Panjang. (f/pemko)

Mjnews.id – Hari kedua acara Galanggang Arang #8 2024 di Stasiun Kereta Api Padang Panjang diisi dengan “Jelajah WTBOS dan Diskusi: WTBOS di Padang Panjang sebagai Ruang Publik dalam Perspektif Industri Kreatif”, Rabu 7 Agustus 2024.

Acara ini menghadirkan tokoh-tokoh penting dan praktisi industri kreatif yang membahas potensi Warisan Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto (WTBOS) sebagai ruang publik dan sumber inspirasi bagi industri kreatif. Diskusi ini bertujuan mengidentifikasi cara-cara inovatif untuk mengintegrasikan WTBOS ke dalam kegiatan seni dan budaya, serta menjadikannya daya tarik wisata yang berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

Para peserta, yang terdiri dari seniman, kurator, akademisi, dan pegiat industri kreatif, berdiskusi tentang tantangan dan peluang dalam mengoptimalkan WTBOS.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar diskusi, melainkan kita mencoba untuk menemukan ide-ide membuat stasiun kereta api ini berguna dalam berbagai hal. Kita butuh dukungan pemerintah untuk reaktivasi stasiun ini. Saat ini aset-aset stasiun disewakan untuk mendapatkan nilai ekonomi tambahan,” ungkap pensiunan karyawan PT KAI Padang Panjang, Martalius yang menjadi narasumber dalam diskusi ini.

Dipandu Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pasar Usang, Munafri, peserta mengeksplorasi bangunan dan benda-benda yang ada di stasiun disertai penjelasan tentang bagaimana ruang publik terkait WTBOS dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan kreatif yang menghidupkan kota dan meningkatkan ekonomi lokal.

Permainan Jadul

Siswa SMP bermain engrang. (f/pemko)

Galanggang Arang #8 juga dimeriahkan siswa SMP sederajat yang turut berpartisipasi dalam berbagai permainan tradisional di kegiatan Giat Permainan Anak Nagari.

Permainan seperti tarik tambang, engrang, congklak, pacu galuak dan tarompa panjang menjadi pilihan utama dalam kegiatan ini. Sekolah-sekolah seperti SMP N 4, MTs Kauman Muhammadiyah ikut berpartisipasi dalam permainan yang menguji kekompakkan dan semangat berkompetisi ini.

Antusiasme besar para siswa menciptakan euforia nostalgia akan permainan masa kecil. Para guru juga tampak hadir untuk memberikan support dan panitia yang turut memberikan hadiah berupa buku dan pena menambah semangat para siswa.

“Para siswa sangat tertarik dengan permainan seperti ini. Mereka bisa refreshing sesaat dari pelajaran sekolah dan bisa bermain bersama bertemu dengan teman-teman sekolah lainnya. Tanpa perlu perkenalan pun, mereka punya inisiatif sendiri untuk berinteraksi dan mencoba semua permainan jadul ini,” ujar guru SMP N 4 Padang Panjang, Sandra, S.Sos.

Galanggang Arang #8 berhasil menyatukan kebersamaan antarsiswa, guru dan seluruh masyarakat dan memperkuat interaksi antarsesama.

(*/arb)

Exit mobile version