Adapun prestasi yang berhasil ia raih pada ajang kontes yang telah diikuti di antaranya, harapan 1 untuk Betina PE Kelas A dan Ekstrem dengan Bobot 87,5 kg pada acara Penggiat Kambing Seni di Solok. Juara 1 untuk Kelas Jantan Cross Boer Dewasa dan Harapan 1 untuk Jantan Kelas D pada acara Kontes Kambing di Kampar Kiri Tengah (KKT).
“Kita juga ikut pada pengukuran sekaligus penilaian kambing jantan PE dan kambing betina PE untuk Kategori I.1 dan I.2 pada Kegiatan PENAS di Padang. Juga menjadi lokasi kunjungan bagi Kegiatan Studi Banding dari Dinas Pertanian Mandailing Natal,” sebutnya.
Untuk Expo Kontes Ternak 2024 Peringatan Hari Bakti Peternakan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat yang akan digelar di Payakumbuh Oktober ini, ia juga akan berpartisipasi membawa nama baik Kota Padang Panjang.
“Untuk expo ini kita akan turun di tiga kelas. Di antaranya Kelas Eksibisi Kambing Ekstrem, Kelas Kambing Hias, Kelas I.1 – I.2 Betina PE yang mana kita berpeluang untuk mendapatkan Podium (1/2/3),” ujarnya sambil tertawa.
Ari berharap ke depan akan lebih banyak lagi bermunculan para peternak kambing PE yang baru di Padang Panjang. Sehingga menjadikan kota ini sebagai salah satu tempat pembelajaran bagi orang luar tentang bagaimana cara beternak kambing PE.
(*/arb)












