Berita

Bupati dan Wakil Bupati Blitar Resmi Dilantik, Siap Bersinergi Bangun Daerah

456

mjnews.id – Kabupaten Blitar resmi memiliki pemimpin baru setelah Drs. Rijanto dan Beky Herdihansyah dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Blitar untuk periode 2025-2030. Prosesi pelantikan berlangsung di Jakarta pada Kamis, 20 Februari 2025 dan menjadi momentum penting bagi keduanya untuk mulai menjalankan visi dan misi membangun Kabupaten Blitar ke arah yang lebih maju.

Dalam pernyataan resminya, Bupati Rijanto menegaskan bahwa dirinya dan wakil bupati akan bekerja secara kolaboratif dan saling menguatkan satu sama lain dalam menjalankan tugas sebagai kepala daerah. Ia menekankan pentingnya kerja sama yang harmonis demi kepentingan masyarakat Blitar.

ADVERTISEMENT

“Saya dan Pak Wabup adalah satu tim yang akan bekerja bersama-sama untuk membangun Blitar lebih baik. Kami akan berbagi peran dan tugas sesuai dengan kapasitas masing-masing guna memastikan jalannya pemerintahan yang efektif dan harmonis,” ujar Bupati Rijanto dalam video conference yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Blitar setelah pelantikan.

Pernyataan tersebut diamini oleh Wakil Bupati Beky Herdihansyah. Menurutnya, sebagai figur yang baru di dunia pemerintahan, ia akan berusaha cepat beradaptasi dan memahami birokrasi agar dapat mendukung Bupati dalam menjalankan program-program kerja.

“Saya sepakat dengan Pak Bupati untuk terus bersama. Saya sebagai orang yang baru di dunia pemerintahan tentu harus cepat beradaptasi dengan birokrasi agar bisa mendampingi Pak Bupati dalam menjalankan tugas. Intinya ikan sepat makan terasi, harus cepat adaptasi,” ujar Beky sambil bercanda.

Ucapkan Terima Kasih kepada Masyarakat Blitar

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Rijanto dan Wakil Bupati Beky juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Blitar yang telah berpartisipasi dalam Pemilihan Kepala Daerah dengan penuh kedewasaan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Blitar yang telah berpartisipasi dalam Pilkada dengan penuh kedewasaan. Ini merupakan bukti nyata bahwa demokrasi di Blitar semakin matang dan berjalan dengan baik,” kata Rijanto.

Selain itu, mereka juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat untuk memimpin Kabupaten Blitar lima tahun ke depan. Mereka berjanji akan bekerja keras dan penuh dedikasi dalam mengemban amanah ini.

“Amanah ini adalah tanggung jawab besar yang akan kami emban dengan penuh dedikasi dan kerja keras demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Blitar,” lanjutnya.

Persiapan Kebijakan dan Program Kerja

Sejalan dengan pernyataan Menteri Dalam Negeri bahwa kepala daerah yang baru dilantik diperbolehkan melakukan pergeseran pejabat, Bupati Rijanto menegaskan bahwa Pemkab Blitar membutuhkan tim kerja yang solid dan profesional untuk menjalankan pemerintahan yang penuh tantangan.

“Kami butuh tim yang solid, namun tentu saja hal ini akan kami bicarakan lebih lanjut dengan Mas Wabup dan perangkat yang ada,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa perombakan atau penyesuaian dalam struktur pemerintahan merupakan hal yang lumrah, namun harus dilakukan secara objektif dan berbasis pada profesionalisme serta kinerja aparatur pemerintahan.

Saat ditanya mengenai program 100 hari kerja, Wakil Bupati Beky menyatakan bahwa pemerintahan mereka tidak memiliki program semacam itu, tetapi mereka akan segera bergerak cepat menangani program prioritas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Di awal-awal pemerintahan ini, kami akan mempelajari kegiatan yang ada di APBD 2025 untuk langkah efisiensi sesuai perintah Presiden. Misalnya, memangkas atau menunda program yang tidak efektif untuk ditata ulang dalam APBD perubahan 2025,” jelasnya.

Hapus Jambul Biru, Simbol Persatuan Blitar

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Beky juga menyinggung tentang personal branding yang sempat digunakannya selama masa kampanye, yaitu gaya rambut dengan jambul biru. Ia mengungkapkan bahwa setelah dilantik, dirinya tidak lagi akan menggunakan gaya tersebut.

“Jambul biru adalah bagian dari strategi personal branding dan ikon pada saat kontestasi pemilihan kepala daerah. Tapi sekarang saatnya kita semua kembali bersatu membangun Blitar tanpa membedakan warna ataupun pilihan politik,” ujarnya.

Keputusan ini disambut positif oleh masyarakat sebagai simbol bahwa pemerintahan baru akan merangkul semua pihak, tanpa ada perpecahan akibat perbedaan politik di masa kampanye.

Ajak Semua Elemen Masyarakat Bersinergi

Di akhir pernyataannya, Bupati Rijanto dan Wakil Bupati Beky mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Blitar. Mereka menyadari bahwa keberhasilan pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh pemimpin daerah, tetapi juga oleh dukungan penuh dari masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan dukungan dari semua pihak agar Kabupaten Blitar bisa terus maju dan menjadi lebih baik,” tutup Rijanto.

Pelantikan ini menjadi awal perjalanan baru bagi Kabupaten Blitar, dengan harapan kepemimpinan yang baru dapat membawa perubahan positif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut. (*)

Exit mobile version