Hingga kini, belum jelas kepada siapa sisa daging tersebut dibagikan, sementara sebagian besar warga masih belum menerima bagian mereka.
Dengan melampiaskan kekesalannya, warga yang diberi kupon untuk mendapatkan daging korban merobek-robek kuponnya di lokasi tersebut.
Peristiwa ini menimbulkan kekecewaan mendalam di kalangan masyarakat dan menjadi sorotan publik.
Diharapkan Pemkab Solok Selatan segera melakukan evaluasi terhadap sistem distribusi kurban dan meningkatkan koordinasi lintas instansi guna menghindari kejadian serupa di masa mendatang.
(sus)












