“Hari ini saya selaku Wali Nagari Pandam Gadang sengaja mengundang beberapa orang media dan para tokoh masyarakat untuk menyampaikan klarifikasi tentang pemberitaan yang viral di media online dan media sosial terkait isu atau hoax’s terhadap diri saya yang menyatakan, saya telah melakukan hal tidak senonoh atau pelecehan terhadap Amelia Novita Sari, yang adalah seorang staf di Nagari Pandam Gadang, sehingga akibat pemberitaan tersebut telah mengakibatkan berbagai persoalan dan memicu konflik di masyarakat Pandam Gadang ini,” ujar Devi Surya.
Selain itu, Devi juga menyampaikan beberapa poin klarifikasi terkait persoalan-persoalan yang timbul di masyarakat yang menjadi tuduhan terhadap dirinya semenjak pemberitaan di media beberapa hari yang lalu.
“Kami telah melakukan musyawarah dan mengecek beberapa bukti terkait tuduhan-tuduhan tersebut, bahkan telah sampai ke tahap pemeriksaan kedokteran terkait isu Amelia hamil, dan hasil tersebut dinyatakan negatif,” tegas Devi.
“Saya menyatakan di forum ini, di depan Amelia Novita Sari beserta keluarganya dan di depan semua tokoh masyarakat Pandam Gadang, Kami tidak pernah melakukan hal yang telah dituduhkan, dan kami tidak pernah menjalin suatu hubungan khusus seperti perselingkuhan. Ini telah dibuktikan dengan berbagai pembuktian oleh beberapa orang termasuk keluarga Amelia Novita Sari sendiri,” tegas Devi Surya.
Hal senada juga disampaikan, Amelia Novita Sari sebagai korban isu hoaks tersebut juga menyatakan di depan forum, bahwa selama ini dirinya memang tidak pernah melakukan hubungan khusus dengan atasannya Wali Nagari Devi Surya, dan isu ini muncul saat dirinya berseloroh dengan rekan-rekannya di chat WhatsApp.
“Saya tidak tau siapa orang yang tidak bertanggung jawab yang telah menyebarkan candaan Whatsapp tersebut,” aku Amelia di forum terbuka saat itu.
Di lain pihak, orang tua Amelia Nofita Sari korban dugaan pemberitaan perselingkuhan Wali Nagari Pandam Gadang juga meminta nama baik anaknya dipulihkan kembali.
Usi klarifikasi tersebut, sempat terjadi ketegangan di forum tersebut, bahwa hal ini harus dituntaskan agar tidak terjadi lagi tuduhan dan fitnahan terhadap yang lain di Nagari Pandam Gadang di kemudian hari.
Setelah suasana dicairkan oleh Idris selaku Ketua Perwanaliko yang juga diundang sebagai mediator, maka terbuatlah suatu kesepakatan bahwa hal ini harus ditindaklanjuti ke ranah hukum agar tahu persoalan sebenarnya siapa yang sengaja menimbulkan isu dan persoalan sehingga telah mencoreng nama baik Nagari Pandam Gadang.
Tampak hadir juga dalam konferensi pers tersebut, Kapolsek Suliki beserta jajaran, Bhabinsa dan tokoh-tokoh masyarakat Nagari Pandam Gadang lainnya.
(Yud)
