BeritaNasionalPendidikan

BGN Pastikan MBG Tersedia Setiap Hari di Sekolah Rakyat

456
×

BGN Pastikan MBG Tersedia Setiap Hari di Sekolah Rakyat

Sebarkan artikel ini
Kepala BGN, Dadan Hindayana
Kepala BGN, Dadan Hindayana. (f/ist)

Mjnews.id – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana menyatakan komitmennya dalam mendukung penuh program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Rakyat (SR).

Dadan mengatakan bahwa setiap Sekolah Rakyat (SR) akan dilengkapi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan menyediakan makanan tiga kali sehari, tujuh hari seminggu, demi memastikan pemenuhan gizi yang intensif bagi para siswa.

ADVERTISEMENT

Menurut Kepala BGN, Dadan Hindayana, konsep SPPG ini telah menjadi bagian integral dari perancangan Sekolah Rakyat sejak awal.

“Secara prinsip dan ide dasar, semua Sekolah Rakyat akan ada SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) dengan pola yang intensif, 3x dalam sehari dan 7 hari dalam seminggu,” ujar Dadan, di Jakarta saat dihubungi pada Minggu 20 Juli 2025.

Meskipun fase awal ditangani oleh Kementerian Sosial (Kemensos), ia memastikan bahwa dana operasional SPPG bersumber dari BGN dan menjadi penanggung jawab utama dalam program MBG.

“Bisa saja untuk tahap awal di-handle Kemensos. Kalau SPPG yang operasional, biaya dari BGN,” jelasnya.

Secara terpisah, Staf Khusus Badan Gizi Nasional (BGN) Redy Hendra, menjelaskan secara bertahap telah mendistribusikan Makanan Bergizi Gratis (MBG) ke sejumlah Sekolah Rakyat terhitung diluncurkan program, dimulai sejak senin 14 Juli 2025.

“Bersamaan dengan peluncuran Sekolah Rakyat, BGN secara bertahap telah menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah tersebut,” jelas Redy, Sabtu 19 Juli 2025.

“Saat ini sebanyak 848 pelajar Sekolah Rakyat telah menjadi penerima manfaat program MBG ini,” sambung Redy.

Redy Hendra Gunawan menegaskan pentingnya asupan gizi yang optimal demi mendukung proses belajar mengajar yang efektif bagi para siswa Sekolah Rakyat.

“Mengingat pentingnya akses terhadap makanan bergizi seimbang untuk mendukung proses belajar-mengajar yang optimal, kami akan terus mendorong agar seluruh peserta didik di Sekolah Rakyat segera memperoleh layanan MBG,” tegas Redy.

Seperti diketahui bahwa jumlah SPPG yang beroperasi saat ini mencapai 2.109 unit, sebanyak 111 unit jumlah penerima manfaat program MBG seluruh Indonesia sementara ini telah mencapai 6.379.433 orang.

(*/eky)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT