BeritaPendidikanReligiSumatera Barat

Gelar Tarhib Ramadan, Pemprov Sumbar Juga Luncurkan Pesantren Ramadan 1447 H

443
×

Gelar Tarhib Ramadan, Pemprov Sumbar Juga Luncurkan Pesantren Ramadan 1447 H

Sebarkan artikel ini
Pemprov Sumbar gelar tarhib ramadan sekaligus luncurkan Pesantren Ramadan 1447 H
Pemprov Sumbar luncurkan Pesantren Ramadan 1447 H. (f/pemprov)

Mjnews.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menggelar kegiatan Tarhib Ramadan sekaligus meluncurkan program Pesantren Ramadan 1447 H di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Minggu (15/2/2026).

Mengusung tema “Ramadhan Madrasah Generasi Emas, Membentuk Pemimpin Peradaban Masa Depan”, kegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh agama, pelajar, serta masyarakat.

ADVERTISEMENT

Acara juga diisi ceramah agama oleh Ketua Bidang Metodologi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Buya Dr. H. Gusrizal Gazahar, Lc., M.Ag.

Dalam arahannya Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan bahwa Ramadan merupakan madrasah besar bagi umat Islam. Momentum tersebut, menurutnya, menjadi ruang pembentukan akhlak, disiplin, kepedulian, dan kejujuran.

“Ramadan bukan sekadar bulan ibadah ritual, tetapi bulan pendidikan ruhani, pembentukan karakter, dan penguatan peradaban. Oleh sebab itu, mari kita optimalkan ibadah agar memperoleh keberkahan di Ramadhan tahun ini,” ujar Mahyeldi.

Pesantren Ramadan Investasi Jangka Panjang

Terkait peluncuran Pesantren Ramadan 1447 H, Gubernur menekankan bahwa program tersebut bukan agenda seremonial, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan Sumatera Barat. Generasi muda saat ini, kata dia, adalah calon pemimpin di masa mendatang.

“Mereka perlu kita bekali secara intelektual, spiritual, dan moral. Salah satu ikhtiar itu diwujudkan melalui Pesantren Ramadhan, agar terbentuk generasi yang berkarakter dan berdaya saing,” tegasnya.

Mahyeldi menambahkan, Pesantren Ramadhan merupakan bagian dari komitmen Pemprov Sumbar dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, religius, dan kompetitif. Pembangunan daerah, menurutnya, tidak hanya berorientasi fisik, tetapi juga penguatan kualitas manusia.

“Kita tidak ingin meninggalkan generasi yang lemah secara mental, pengetahuan, ekonomi, dan agama. Kita ingin generasi hari ini menjadi generasi yang kuat dan tangguh di masa depan,” katanya.

Sementara itu dalam tausiyahnya, Buya Gusrizal Gazahar menyampaikan Ramadan adalah bulan istimewa karena di dalamnya diturunkan Alquran sebagai petunjuk dan pedoman hidup umat manusia.

“Ramadan menjadi momentum utama untuk mendekatkan diri kepada Allah dan memperdalam pemahaman terhadap Alquran sebagai pembeda antara yang hak dan batil,” ujarnya.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT