BeritaKabupaten AgamPendidikan

Tim Program Mahasiswa Berdampak BEM KM Unand Hijaukan Nagari Salareh Aia di Agam dengan Jengkol, Petai dan Bibit Pinang

422
×

Tim Program Mahasiswa Berdampak BEM KM Unand Hijaukan Nagari Salareh Aia di Agam dengan Jengkol, Petai dan Bibit Pinang

Sebarkan artikel ini
Tim Program Mahasiswa Berdampak BEM KM Unand Hijaukan Nagari Salareh Aia dengan penanaman bibit jengkol, petai dan bibit pinang
Tim Program Mahasiswa Berdampak BEM KM Unand Hijaukan Nagari Salareh Aia dengan penanaman bibit jengkol, petai dan bibit pinang. (f/ist)

Mjnews.id – Tim Program Mahasiswa Berdampak (PMB) BEM KM Universitas Andalas (Unand) Padang melaksanakan kegiatan pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mulai 28 Januari sampai 28 Februari 2026.

Program ini merupakan bagian dari Program Mahasiswa Berdampak yang secara resmi berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dengan fokus pada pemulihan lingkungan dan penguatan ketahanan masyarakat di daerah terdampak bencana.

ADVERTISEMENT

Penanaman bibit merupakan salah satu tahap paling penting dalam kegiatan budidaya tanaman, baik untuk pertanian, perkebunan, maupun kehutanan. Bibit yang ditanam dengan cara yang tepat akan memiliki peluang tumbuh lebih baik, sehat, dan produktif.

Dengan melakukan kegiatan “Langkah Hijaukan Nagari”, aksi penanaman dilakukan dengan menanam berbagai jenis bibit tanaman produktif, di antaranya bibit jengkol, bibit petai, dan bibit pinang. Pemilihan jenis tanaman ini didasarkan pada kesesuaian dengan kondisi tanah setempat serta manfaat jangka panjangnya bagi masyarakat, baik dari segi ekonomi maupun kelestarian lingkungan.

Baca Juga: Tim Program Mahasiswa Berdampak BEM KM Unand Berdayakan Masyarakat dan Inspirasi Perubahan di Nagari Salareh Aia

Program Mahasiswa Berdampak BEM KM Unand membantu proses rehabilitasi lingkungan

Ketua Tim Program Mahasiswa Berdampak BEM KM Unand, Muhammad Zacky Mahendri menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu proses rehabilitasi lingkungan yang terdampak bencana, sekaligus mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keseimbangan alam.

“Kami berharap bibit yang ditanam hari ini dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Nagari Salareh Aia,” ujarnya, Kamis 5 Februari 2026.

Kegiatan ini turut melibatkan perangkat nagari dan masyarakat setempat. Antusiasme warga terlihat dari partisipasi aktif dalam proses penanaman serta diskusi singkat mengenai perawatan tanaman ke depannya. Kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan rasa memiliki terhadap lingkungan yang telah ditanami bersama.

Baca Juga: Tim Program Mahasiswa Berdampak BEM KM Unand Aktivasi Fasilitas Umum di Nagari Salareh Aia Agam

Perwakilan dari Wali Nagari Salareh Aia mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Andalas. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya membantu pemulihan lingkungan pasca bencana, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat nagari.

Melalui Program Mahasiswa Berdampak, BEM KM Universitas Andalas berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pengabdian yang berorientasi pada solusi nyata di tengah masyarakat.

Penanaman bibit jengkol, petai, dan pinang ini diharapkan menjadi langkah awal menuju lingkungan yang lebih hijau, produktif, dan berkelanjutan di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan.

(*)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT