Mjnews.id – Pemerintah Kabupaten Sijunjung menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Operation Room Kantor Bupati, Jumat (17/4/2026). Rapat tersebut menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kinerja sekaligus mendorong percepatan program pembangunan di tengah kondisi efisiensi anggaran.
Kegiatan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sijunjung, Iraddatillah, dan dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Jaheri, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Direktur RSUD, Camat, serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam arahannya, Wabup Iraddatillah menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah atas kinerja dan komitmen dalam penyusunan serta penyampaian laporan tahun 2025 yang telah dilakukan tepat waktu. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan tidak ringan.
“Kita masih berada dalam kondisi efisiensi anggaran. Karena itu, setiap program harus benar-benar efektif dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Wabup juga menyoroti tindak lanjut hasil pembahasan LKPJ Tahun 2025 oleh DPRD agar segera direalisasikan oleh seluruh OPD sesuai prioritas dan kemampuan keuangan daerah. Selain itu, ia menekankan pentingnya percepatan realisasi program, mengingat capaian fisik dan keuangan pada Triwulan I masih berada di bawah target.
“Percepat pelaksanaan kegiatan, terutama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujarnya.
Tak hanya itu, sejumlah isu strategis turut menjadi perhatian, mulai dari kondisi infrastruktur jalan, pengelolaan lingkungan, hingga peningkatan sarana dan prasarana pelayanan publik yang harus ditangani secara terukur dan berkelanjutan.
Di sisi internal, Iraddatillah juga menekankan pentingnya peningkatan kinerja ASN, termasuk dalam pelaksanaan Work From Home (WFH) yang harus tetap diiringi disiplin dan pemanfaatan teknologi.
“WFH bukan berarti libur atau tidak bekerja, ASN tetap bekerja dirumah, namun ketika ada panggilan ke kantor untuk menyelesaikan suatu pekerjaan ASN harus siap sewaktu-waktu,” jelasnya.
Ia juga meminta seluruh ASN segera menuntaskan administrasi kepegawaian, mulai dari data, penilaian SKP, hingga target kinerja.












