BeritaSumatera Barat

Soft Opening SAMSAT KIOSK, Tonggak Transformasi Digital Pelayanan Pajak di Sumbar

15
Soft Opening SAMSAT KIOSK Sumbar
Soft Opening SAMSAT KIOSK Sumbar. (f/pemprov)

Mjnews.id – Gubernur Mahyeldi menghadiri sekaligus melaunching Soft Opening Pelayanan SAMSAT Kiosk Cepat, Mudah, Modern & Gebyar Apresiasi Emas 2026, yang digelar di halaman Kantor Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (10/05/2026).

Peluncuran SAMSAT Kiosk menjadi inovasi baru pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor yang dirancang untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat tanpa harus melalui antrean panjang di kantor-kantor SAMSAT.

ADVERTISEMENT

Kehadiran perangkat layanan mandiri tersebut sekaligus menandai Sumatera Barat sebagai provinsi pertama di Pulau Sumatera yang menghadirkan layanan SAMSAT berbasis kiosk digital.

Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa peluncuran SAMSAT Kiosk bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari komitmen besar pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

“Hari ini bukan sekadar seremoni biasa, ini merupakan bukti nyata komitmen kita bersama untuk melakukan transformasi digital dalam pelayanan publik, khususnya di sektor pendapatan daerah. Di era digital ini masyarakat menuntut pelayanan yang cepat, mudah, dan modern. Oleh karena itu kehadiran SAMSAT Kiosk adalah jawaban atas tantangan tersebut,” ujar Mahyeldi.

Ia menjelaskan, melalui layanan kiosk tersebut masyarakat dapat melakukan pembayaran pajak kendaraan secara lebih mandiri, praktis, dan efisien. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga akan menempatkan perangkat kiosk di berbagai titik strategis dan pusat aktivitas masyarakat agar layanan semakin mudah dijangkau.

“Melalui SAMSAT Kiosk ini pelayanan menjadi lebih mandiri, tidak perlu lagi antrean panjang lewat layanan konvensional, serta memiliki aksesibilitas yang luas karena akan ditempatkan di titik-titik strategis yang dekat dengan aktivitas masyarakat sehari-hari,” lanjutnya.

Menurut Mahyeldi, optimalisasi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga peningkatan pelayanan publik bagi masyarakat.

“Pajak yang dibayarkan masyarakat adalah nafas pembangunan daerah. Dari pajak itulah kita membangun jalan, jembatan, sekolah, hingga meningkatkan layanan kesehatan,” ungkapnya.

Selain peluncuran inovasi layanan digital, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Gebyar Apresiasi Emas 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada masyarakat yang taat membayar pajak tepat waktu. Program apresiasi itu diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

“Pemberian hadiah berupa emas ini hanyalah stimulus kecil, namun makna sesungguhnya adalah kemitraan yang harmonis antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun Sumatera Barat,” kata Mahyeldi.

Exit mobile version