Mjnews.id – Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan talenta muda berprestasi yang mampu membawa nama baik daerah di tingkat regional maupun nasional.
Hal tersebut disampaikan Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi, menyusul kabar prestasi Gista Alisa, talenta muda asal Kecamatan Kedungkandang yang berhasil meraih gelar Miss Grand Jawa Timur dan melaju ke tingkat nasional.
Baihaqi mengaku baru menerima informasi terkait pencapaian tersebut dari awak media. Meski demikian, pihaknya memastikan Pemkot Malang tetap memberikan apresiasi terhadap generasi muda yang mengharumkan nama Kota Malang.
“Jika memang itu keberhasilannya, tentu kami memberikan apresiasi. Siapapun yang membawa nama baik Kota Malang dan Jawa Timur pasti kami dukung,” ujar Baihaqi, Selasa (6/5/2026).
Menurutnya, Pemerintah Kota Malang selama ini terus membuka ruang pembinaan bagi generasi muda di berbagai bidang, termasuk ajang duta wisata dan pengembangan kepemudaan. Salah satu bentuk dukungan itu dilakukan melalui pengiriman wakil Kota Malang dalam ajang Raka-Raki Jawa Timur yang rutin digelar setiap tahun.
“Setiap tahun kami mengikutsertakan wakil dari Kota Malang untuk mengikuti pemilihan Raka-Raki Jawa Timur. Tahun ini juga masih dalam proses seleksi,” katanya.
Baihaqi menjelaskan, keterlibatan generasi muda dalam ajang-ajang tersebut tidak hanya sebatas kompetisi, melainkan menjadi bagian dari strategi promosi wisata dan penguatan citra Kota Malang di tingkat yang lebih luas.
“Ajang seperti ini juga menjadi bagian promosi wisata Kota Malang. Mereka adalah aset daerah yang harus dibina dan diberikan ruang berkembang,” tegasnya.
Selain melakukan pembinaan, Disporapar Kota Malang juga melibatkan talenta muda dalam berbagai agenda resmi pemerintah daerah, mulai kegiatan seremonial hingga promosi pariwisata pada level nasional.
“Kami memberikan pembinaan sekaligus ruang peran bagi mereka. Banyak yang dilibatkan dalam kegiatan besar daerah, promosi wisata, hingga event Apeksi,” jelas Baihaqi.
