Aksi nyata dalam menjaga lingkungan
Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini juga dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Solok untuk mengajak masyarakat melakukan aksi nyata dalam menjaga lingkungan.
Beberapa langkah yang terus didorong di antaranya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membiasakan pemilahan sampah rumah tangga, mendukung keberadaan bank sampah, serta aktif mengikuti kegiatan gotong royong di lingkungan masing-masing.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan, Kabupaten Solok diharapkan mampu menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik sekaligus memperkuat budaya gotong royong sebagai identitas masyarakat.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Kabupaten Solok pun menjadi momentum untuk menegaskan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama demi mewujudkan daerah yang bersih, sehat, produktif, dan berkelanjutan.
“Bersama Kelola Sampah dari Sumbernya, Wujudkan Lingkungan Bersih untuk Generasi Mendatang.” Tutupnya
(Siska)












