BeritaKabupaten Agam

Peringatan Hari lingkungan Hidup Sedunia tingkat Sumbar Dipusatkan di Masjid Sirah Agam

922
×

Peringatan Hari lingkungan Hidup Sedunia tingkat Sumbar Dipusatkan di Masjid Sirah Agam

Sebarkan artikel ini
Peringatan Hari lingkungan Hidup Sedunia tingkat Sumbar di Masjid Sirah Muaro Mati, Tiku, Kabupaten Agam
Peringatan Hari lingkungan Hidup Sedunia tingkat Sumbar di Masjid Sirah Muaro Mati, Tiku, Kabupaten Agam. (f/pemkab)

Mjnews.idKabupaten Agam dipercaya sebagai pelaksana Hari lingkungan Hidup Sedunia Tingkat Provinsi Sumatera Barat yang dipusatkan di Masjid Sirah Muaro Mati Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, Rabu 12 Juni 2024.

Kegiatan ini dilaksanakan atas kolaborasi Pemprov Sumbar dengan Pemkab Agam, dihadiri oleh Gubernur Sumbar diwakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Bupati Agam DR. Andri Warman, MM, Unsur Forkopimda Agam, Kepala Dinas Lingkungan Hidup se Sumatera Barat dan Kepala OPD Kabupaten Agam, Penggiat Lingkungan dan sejumlah undangan lainnya.

ADVERTISEMENT

Dalam sambutannya, Bupati Agam menyambut baik kegiatan ini, karena isu lingkungan adalah isu utama saat ini yang menjadi perhatian dunia.

“Isu lingkungan telah menjadi perhatian global, karena bicara lingkungan berarti bicara hari ini dan masa depan anak cucu kita nanti, maka diperlukan aksi-aksi nyata tindakan yang menampakkan kepedulian trrhadap lingkungan, baik itu dalam hal penanganan sampah serta upaya-upaya pelestarian lingkungan lainnya,” urai Andri Warman.

Bupati Agam juga meminta semua pihak meningkatkan kesadaran dan kepeduliannya dalam hal memelihara dan melestarikan serta menyelamatkan lingkungan baik di skala rumah tangga, kawasan maupun secara daerah.

“Dipilihnya tema “Dari Agam Untuk Sumatera Barat” kali ini, adalah sebuah motivasi bagi kita untuk bersama-sama di segala lapisan menuju langkah Suistainable Development itu. Menumbuhkan kesadaran dan kepedulian semua pihak juga merupakan upaya yang sama pentingnya dalam hal menampakkan aksi penyelamatan lingkungan tersebut,” kata Andri Warman.

Andri Warman berterimakasih atas kepedulian semua pihak, sehingga Kabupaten Agam berturut-turut meraih penghargaan Adipura dua tahun terakhir, termasuk semakin tingginya kesadaran beberapa komunitas menyelamatkan lingkungan, sehingga Agam menjadi nominator peraih Kalpataru tahun ini, yang diterima minggu lalu di Jakarta dari Pemerintah Pusat.

“Ini adalah barometer kepedulian Agam dan masyarakatnya akan upaya menjaga dan melestarikan lingkungan,” jelas Andri Warman dalam sambutannya.

Sementara Kepala Dinas lingkungan hidup Provinsi Sumatera Barat, Tasliatul Fuaddi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kabupaten Agam dipilih menjadi pelaksana kegiatan ini, karena sudah 2 kali menjadi nominator pada Piala Kalpataru dan 2 kali berturut-turut memperoleh Adipura.

Tasliatul juga menyampaikan bahwa kabupaten Agam menjadi Pilot Project 1 Nagari 1 Pengelolaan sampah tingkat Sumbar. Dan akan menjadi percontohan bagi Kab/Kota lain.

Dalam peringatan itu, juga dilakukan penanaman Bibit Cemara Laut dan Ketapang sebanyak 1.000 pohon di tepi Pantai Muaro Mati.

(jef)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT