pemkab muba
Berita

Kementan Lakukan Audit Program Bongkar Ratoon 2025 di Tulungagung, Pastikan Benih Tebu Bersertifikat dan Tepat Sasaran

26
×

Kementan Lakukan Audit Program Bongkar Ratoon 2025 di Tulungagung, Pastikan Benih Tebu Bersertifikat dan Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini
IMG 20260710 WA0049

Mjnews.id – Kementerian Pertanian melalui Tim Inspektorat Jenderal melaksanakan audit lapangan terhadap pelaksanaan Program Bongkar Ratoon (BR) Tebu Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Tulungagung. Audit tersebut bertujuan memastikan seluruh tahapan program berjalan sesuai ketentuan, mulai dari pengadaan hingga pemanfaatan bantuan oleh petani.

‎Kegiatan audit dihadiri Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Program Bongkar Ratoon Tebu 2025, Wawan, serta pihak penyedia benih, CV Lang Buana. Kehadiran seluruh pihak terkait diharapkan dapat mendukung proses evaluasi secara menyeluruh guna memastikan pelaksanaan program berlangsung transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat bagi petani tebu.

‎Selain memeriksa kelengkapan administrasi, tim auditor juga melakukan peninjauan langsung ke lokasi penanaman. Langkah ini dilakukan untuk mencocokkan data dengan kondisi di lapangan sekaligus memastikan benih bantuan telah dimanfaatkan sesuai dengan tujuan program.

‎Salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam audit adalah kualitas benih yang digunakan. Tim memastikan benih tebu yang disalurkan berasal dari sumber yang telah memiliki sertifikasi resmi sehingga memenuhi standar kelayakan tanam. Penggunaan benih bersertifikat dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga mutu tanaman sekaligus mendukung peningkatan produktivitas tebu nasional.

‎Dalam proses audit, tim Inspektorat Jenderal memverifikasi dokumen pengadaan, distribusi benih, serta data penerima bantuan. Pemeriksaan juga dilakukan melalui dialog bersama kelompok tani guna memastikan kesesuaian antara laporan administrasi dengan kondisi nyata di lapangan.

‎Hasil pemeriksaan menunjukkan benih yang disediakan oleh CV Lang Buana telah memenuhi persyaratan sertifikasi sebagaimana ketentuan Kementerian Pertanian. Benih tersebut dinilai layak digunakan untuk mendukung keberhasilan Program Bongkar Ratoon serta diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi dan kualitas panen tebu.

‎PPK Program Bongkar Ratoon Tebu Tahun 2025, Wawan, mengatakan audit merupakan bagian dari mekanisme pengawasan pemerintah untuk memastikan bantuan benar-benar diterima dan dimanfaatkan oleh petani sesuai ketentuan yang berlaku.

‎Menurutnya, pengawasan tidak hanya berfokus pada aspek administrasi, tetapi juga memastikan pelaksanaan program di lapangan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Dengan demikian, anggaran yang dialokasikan pemerintah dapat memberikan manfaat secara optimal bagi petani.

‎Ia menambahkan, penggunaan benih bersertifikat menjadi salah satu kunci keberhasilan program karena dapat menghasilkan pertumbuhan tanaman yang lebih baik, menjaga kemurnian varietas, serta meningkatkan produktivitas tebu.

‎Sementara itu, petani penerima bantuan menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan audit tersebut. Mereka menilai kehadiran tim dari Kementerian Pertanian menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengawasi pelaksanaan program sekaligus membuka ruang bagi petani untuk menyampaikan masukan dan kondisi yang dihadapi di lapangan.

‎Kementerian Pertanian menegaskan bahwa kegiatan pengawasan akan terus dilakukan di berbagai daerah penerima Program Bongkar Ratoon. Hasil audit nantinya akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pada tahun-tahun mendatang.

‎Melalui kolaborasi antara Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, PPK, kelompok tani, dan penyedia benih, Program Bongkar Ratoon Tebu Tahun Anggaran 2025 diharapkan mampu meningkatkan produktivitas tebu sekaligus memperkuat target swasembada gula nasional. (*)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT