pemkab muba
BeritaKabupaten Solok

Jelang APKASI Otonomi Expo 2026, Pemkab Solok Matangkan Persiapan Potensi Unggulan Daerah

23
×

Jelang APKASI Otonomi Expo 2026, Pemkab Solok Matangkan Persiapan Potensi Unggulan Daerah

Sebarkan artikel ini
Pemkab Solok Matangkan Persiapan Potensi Unggulan Daerah jelang APKASI Otonomi Expo 2026
Pemkab Solok Matangkan Persiapan Potensi Unggulan Daerah jelang APKASI Otonomi Expo 2026. (f/harpani siaka)

Mjnews.id – Pemerintah Kabupaten Solok mematangkan berbagai persiapan menjelang keikutsertaan pada APKASI Otonomi Expo 2026 sebagai upaya menampilkan potensi unggulan daerah secara maksimal di tingkat nasional. Kesiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Solok, Kamis (16/7/2024).

Rapat dipimpin Ketua Dekranasda Kabupaten Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu, S.Si., M.Si., serta dihadiri Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat dalam penyelenggaraan pameran.

ADVERTISEMENT

Rapat koordinasi tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Solok untuk memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana sehingga mampu menghadirkan representasi daerah yang menarik, informatif, dan berdaya saing pada ajang yang mempertemukan pemerintah kabupaten dari seluruh Indonesia itu.

Dalam pembahasan, masing-masing OPD memaparkan perkembangan persiapan sesuai bidangnya. Evaluasi dilakukan terhadap konsep stan pameran, desain promosi, produk unggulan yang akan dipamerkan, kesiapan pelaku UMKM, hingga dukungan teknis dan administrasi selama pelaksanaan expo.

Ketua Dekranasda Kabupaten Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu, mengatakan APKASI Otonomi Expo merupakan momentum strategis untuk memperkenalkan potensi unggulan Kabupaten Solok kepada investor, pelaku usaha, maupun masyarakat luas.

Menurutnya, Kabupaten Solok memiliki beragam keunggulan yang layak dipromosikan, mulai dari sektor pertanian, pariwisata, ekonomi kreatif, kerajinan, hingga produk-produk UMKM yang memiliki kualitas dan daya saing.

“Keikutsertaan pada APKASI Otonomi Expo bukan sekadar mengikuti pameran, tetapi menjadi kesempatan memperkenalkan identitas Kabupaten Solok kepada khalayak yang lebih luas. Karena itu, seluruh persiapan harus dilakukan secara matang agar mampu memberikan kesan terbaik kepada setiap pengunjung,” katanya.

Ny. Nia juga mendorong seluruh perangkat daerah untuk memperkuat koordinasi sehingga setiap unsur yang ditampilkan mampu menggambarkan potensi Kabupaten Solok secara utuh, baik dari sisi sumber daya alam, budaya, maupun peluang investasi yang dimiliki.

Sementara itu, Bupati Solok melalui arahannya menekankan pentingnya sinergi lintas OPD dalam menyukseskan partisipasi Kabupaten Solok pada APKASI Otonomi Expo 2026. Seluruh perangkat daerah diminta berkolaborasi menghadirkan stan yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mampu menyampaikan informasi secara komprehensif mengenai berbagai potensi pembangunan daerah.

Pemerintah Kabupaten Solok menargetkan keikutsertaan pada ajang tersebut dapat memperluas promosi daerah, membuka peluang investasi baru, memperluas akses pemasaran produk UMKM, serta memperkuat jejaring kerja sama antardaerah dan dengan dunia usaha.

Selain menjadi media promosi, APKASI Otonomi Expo juga diharapkan menjadi sarana bertukar pengalaman dan inovasi antarpemerintah daerah dalam mendorong pembangunan berbasis potensi lokal dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan serta dukungan seluruh OPD, Pemerintah Kabupaten Solok optimistis mampu menampilkan wajah daerah yang inovatif, kompetitif, dan kaya akan potensi, sekaligus membawa nama Kabupaten Solok semakin dikenal di tingkat nasional melalui APKASI Otonomi Expo 2026.

(Siska)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT