Mjnews.id – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mulai mematangkan berbagai persiapan menjelang peresmian Pabrik Kelapa Sawit KUD Sejahtera dan Seminar Nasional Hilirisasi Kelapa Sawit Berbasis Koperasi yang dijadwalkan berlangsung pada 11-12 Agustus 2026.
Komitmen tersebut terungkap dalam Rapat Pembahasan Rencana Peresmian Pabrik Kelapa Sawit KUD Sejahtera dan Seminar Nasional Hilirisasi Kelapa Sawit Berbasis Koperasi yang digelar secara virtual, Jumat(24/7/2026).
Rapat yang diselenggarakan oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop) dipimpin Deputi Pengembangan Usaha Koperasi Kemenkop Panel Barus dan dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Muba, Syafaruddin, Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Kecil Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Selatan Ambar Sehatiningsih, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Dr H Mursalin SE MM, Kepala Dinas Koperasi UKM Muba Zulkarnain SP, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Muba Daud Amri SH, Kabag Prokopim Setda Muba Agung Perdana SSTP MSi, serta para pemangku kepentingan lainnya.
Dalam rapat tersebut dibahas secara rinci kesiapan pelaksanaan peresmian Pabrik Kelapa Sawit KUD Sejahtera yang berlokasi di Desa Beruge, Kecamatan Babat Toman, pada Rabu, 12 Agustus 2026. Kegiatan itu ditargetkan dihadiri sekitar 2.500 undangan. Sementara Seminar Nasional Hilirisasi Kelapa Sawit Berbasis Koperasi akan digelar sehari sebelumnya yakni pada Selasa, 11 Agustus 2026, dengan target sekitar 600 peserta.
Pembahasan meliputi penyusunan rundown acara, kebutuhan produksi dan logistik, pembagian kewenangan antar instansi, dukungan teknis pemerintah provinsi dan kabupaten, hingga skenario pengamanan serta akomodasi bagi tamu VIP.
Salah satu poin penting yang dibahas adalah opsi kehadiran Presiden Republik Indonesia. Dua skenario disiapkan, yakni skenario pertama apabila Presiden hadir dengan kapasitas peserta mencapai 2.500 orang, dan skenario kedua apabila Presiden berhalangan hadir sehingga jumlah peserta dapat disesuaikan menjadi sekitar 1.500 orang.
Meski demikian, seluruh pihak sepakat melakukan persiapan maksimal dengan asumsi Presiden hadir agar seluruh kebutuhan teknis, pengamanan, dan pelayanan dapat dipersiapkan sejak awal tanpa perubahan mendadak.
Selain itu, panitia juga menyiapkan undangan bagi Dinas Koperasi dari 13 provinsi, koperasi sawit, perusahaan perkebunan kelapa sawit, kementerian dan lembaga terkait seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian, Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Pajak, Bappenas, Kantor Staf Presiden, BPKP, Kejaksaan Agung, asosiasi seperti GAPKI, SPI, SPKS, hingga para duta besar negara sahabat, antara lain Uni Eropa, India, China, Pakistan, Singapura, dan Malaysia.
Sekda Syafaruddin menyampaikan kesiapan Pemerintah Kabupaten Muba untuk mendukung penuh seluruh rangkaian kegiatan tersebut.
“Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin siap memberikan dukungan penuh agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Kami akan menggelar rapat koordinasi lanjutan pada Senin mendatang untuk mematangkan seluruh aspek teknis sekaligus melakukan pengecekan lapangan sehingga setiap perangkat daerah memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing,” ujar Syafaruddin.
