BeritaKesehatanKota Payakumbuh

Ini Pesan Wali Kota Payakumbuh di Youth Health Adventure Carnival Hari Bakti Dokter Indonesia 2026

26
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta membuka Youth Health Adventure Carnival Hari Bakti Dokter Indonesia 2026
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta membuka Youth Health Adventure Carnival Hari Bakti Dokter Indonesia 2026. (f/pemko)

Sementara itu, Ketua IDI Cabang Payakumbuh-Lima Puluh Kota Efriza Naldi mengatakan Payakumbuh Youth Health Adventure Carnival merupakan bagian dari rangkaian HBDI 2026 yang mengangkat tiga pilar, yakni pengabdian, edukasi, dan sejarah.

“Sesuai instruksi dari PB IDI Pusat, kita mengadakan kegiatan dalam rangka melaksanakan HBDI 2026 ini dengan tiga kegiatan: pertama pilar pengabdian, kedua pilar edukasi, dan yang ketiga pilar sejarah,” ujar Efriza.

ADVERTISEMENT

Untuk pilar pengabdian, IDI Paliko sebelumnya menggelar bakti sosial dan pelayanan kesehatan oleh dokter spesialis di Nagari Sialang, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota, pada 26 Juli 2026.

Sementara itu, pilar edukasi diwujudkan melalui seminar kesehatan pada 9 Agustus yang menyasar pelajar tingkat SD hingga SMA. Materi yang diberikan meliputi kesehatan reproduksi, pencegahan HIV/AIDS, serta penanganan perundungan atau bullying di lingkungan sekolah.

“Panitia mengangkat acara ini sebagai bentuk bakti IDI Paliko untuk pendidikan, serta bagaimana menyampaikan kepada anak-anak kita yang masih bersekolah agar mendapatkan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, HIV, dan juga kasus-kasus bullying yang mungkin sering kita dengar saat ini,” kata Efriza.

Adapun pilar sejarah akan dilaksanakan pada Oktober 2026 dengan mengangkat perjalanan dr. Achmad Darwis yang dikenal sebagai dokter pertama di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Efriza menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan dukungan Pemerintah Kota Payakumbuh terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah turut memperluas manfaat edukasi kesehatan bagi generasi muda.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan dukungan penuh Bapak Wali Kota. Dukungan pemerintah daerah semakin memperluas manfaat kegiatan IDI Paliko bagi masyarakat, khususnya generasi muda,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi bagi pelajar untuk meningkatkan pemahaman mengenai kesehatan sekaligus membangun kesadaran untuk menjauhi narkoba, pergaulan berisiko, HIV/AIDS, perundungan, dan berbagai persoalan yang dapat memengaruhi kesehatan serta masa depan mereka. (MC)

Exit mobile version