Pengembangan ekonomi dinilai tidak hanya bertumpu pada sektor pariwisata, tetapi telah menyentuh produk lokal seperti tekstil, geo-produk, ecoprint, Geopark Shop hingga Geopark Corner.
Penggunaan merek Geopark dalam berbagai produk dan kegiatan juga disebut menunjukkan perkembangan yang positif.
Di balik berbagai apresiasi tersebut, evaluator menegaskan masih terdapat pekerjaan penting yang harus diperkuat, terutama menyangkut aspek geologi dan geosite.
“Pemahaman terhadap sejumlah warisan geologi di kawasan Geopark dinilai masih relatif baru. Karena itu, diperlukan penelitian dan pendalaman yang lebih serius agar nilai geologi setiap kawasan dapat dijelaskan secara tepat,” jelasnya.
Salah satu rekomendasi formal yang diberikan adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terhadap warisan geologi, termasuk memperkuat kajian terhadap geosite.
Pengelola juga didorong membuka ruang kerja sama yang lebih luas dengan peneliti dan perguruan tinggi, termasuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melakukan penelitian di kawasan geosite.
Hasil penelitian tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai dokumen akademik, tetapi juga dipublikasikan secara ilmiah sehingga dapat memperkaya pengetahuan tentang warisan geologi Geopark Ranah Minang Silokek.
Evaluator juga menemukan sejumlah kekeliruan pada panel informasi di beberapa kawasan Geopark. Perbaikan informasi dinilai penting agar masyarakat dan wisatawan mendapatkan penjelasan yang benar mengenai geologi serta nilai setiap geosite.
Menurut evaluator, penguatan pengetahuan geologi merupakan proses yang berkelanjutan. Pemahaman dan kemampuan dalam menjelaskan warisan geologi harus terus berkembang seiring bertambahnya penelitian dan temuan baru.
Menanggapi berbagai rekomendasi tersebut, Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir menyatakan Pemerintah Kabupaten Sijunjung siap untuk mendukung penuh tindak lanjut rekomendasi tim evaluator UNESCO Global Geopark (UGGp).
Dukungan tersebut akan dilakukan melalui penganggaran maupun pengerahan sumber daya secara optimal.
Penguatan Geopark, lanjutnya, juga tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah. Kolaborasi dengan perguruan tinggi, akademisi, komunitas lokal dan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menjawab rekomendasi evaluator.
Termasuk dengan belajar dari kawasan UNESCO Global Geopark lainnya yang telah lebih dahulu berkembang.
“Prinsipnya adalah bagaimana kita memuliakan bumi untuk menyejahterakan masyarakat,” ujarnya.












