BeritaKota Payakumbuh

Jumat Berkah Warga Koto Panjang Dalam Payakumbuh, 55 Anak Yatim Diajak Makan Bersama

18
Jumat Berkah warga Kelurahan Koto Panjang Dalam, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori, Kota Payakumbuh
Jumat Berkah warga Kelurahan Koto Panjang Dalam, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori, Kota Payakumbuh. (f/pemko)

Mjnews.id – Sebanyak 55 anak yatim mengikuti makan bersama dalam kegiatan Jumat Berkah Berbagi yang digelar warga Kelurahan Koto Panjang Dalam, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori, Jumat (21/08/2026).

Kegiatan yang berlangsung di salah satu rumah warga tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus wujud kepedulian sosial masyarakat terhadap anak-anak yatim.

ADVERTISEMENT

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman hadir dalam kegiatan yang diinisiasi para ibu di Kelurahan Koto Panjang Dalam tersebut.

Elzadaswarman mengapresiasi kegiatan yang terlaksana melalui partisipasi dan gotong royong masyarakat setempat. Menurutnya, kepedulian yang tumbuh dari masyarakat merupakan modal penting dalam memperkuat hubungan sosial.

“Alhamdulillah, jujur saya bangga dengan semangat juang dari ibu-ibu semua di Koto Panjang Dalam. Saya selalu ikut serta dalam berbagai kegiatan yang menyangkut kepentingan seluruh warga Koto Panjang Dalam,” ujar Elzadaswarman.

Ia mengatakan komunikasi dengan pengurus kenagarian, niniak mamak, dan Kerapatan Adat Nagari (KAN) Koto Panjang Dalam terus dijaga sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

“Atas rasa kepedulian dan kebersamaan ini, saya sangat tergugah untuk selalu aktif menjalin komunikasi dengan pengurus di Kenagarian Koto Panjang Dalam, dengan niniak mamak dan pengurus KAN. Salut dan bangga, tidak bisa saya pungkiri, dan ini harus saya sampaikan kepada seluruh ibu dan bapak di Kenagarian Koto Panjang Dalam yang begitu aktif memikirkan kepentingan warga bersama,” katanya.

Menurut Elzadaswarman, kepedulian warga Koto Panjang Dalam terhadap sesama dapat menjadi contoh bagi masyarakat di wilayah lain.

“Rasa kebersamaan warga di Kenagarian Koto Panjang Dalam ini tentu menjadi hal yang patut dicontoh dan diikuti oleh warga di kenagarian lainnya,” ujarnya.

Kepada anak-anak yatim yang hadir, Elzadaswarman berpesan agar mereka tidak takut dan khawatir dalam menatap masa depan. Ia mengatakan perhatian dan dukungan masyarakat akan terus menjadi bagian penting dalam perjalanan mereka.

“Untuk anak-anak kita yang hadir saat ini, saya mengimbau agar semuanya jangan takut dan risau dalam menjalani hidup ke depan. Karena ibu dan bapak di Kenagarian Koto Panjang Dalam ini selalu berada di sisi Ananda dalam menjalani hidup ke depan,” tuturnya.

Exit mobile version