Mjnews.id – Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kota Sawahlunto resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Sawahlunto, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.M., Senin (7/9/2026).
Kompetisi yang berlangsung selama tiga hari hingga Rabu (9/9/2026) tersebut diikuti 96 peserta dari berbagai jenjang madrasah. Pelaksanaan dipusatkan di dua lokasi, yakni MAN Kota Sawahlunto dan MTsN 2 Sawahlunto.
Dari total peserta tersebut, sebanyak 30 siswa tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), 30 siswa tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 36 siswa tingkat Madrasah Aliyah (MA) ambil bagian dalam kompetisi yang menjadi ajang seleksi menuju tahapan berikutnya.
Ketua Panitia OMI tingkat Kota Sawahlunto, Syafruddin, M.Pd., mengatakan seluruh peserta akan mengikuti rangkaian ujian sesuai jenjang masing-masing di dua lokasi yang telah ditetapkan panitia.
Saat membuka kegiatan, Kakankemenag Kota Sawahlunto, Dr. Zulkifli, meminta seluruh peserta mengikuti kompetisi dengan tenang, teliti, dan percaya diri. Ia mengingatkan peserta agar tidak terburu-buru dalam menjawab soal serta mampu mengatur waktu dengan baik.
“Harus tenang, baca soal dengan baik, pastikan baru diisi. Pertimbangkan waktu dengan soal yang tersedia,” pesan Zulkifli.
Menurutnya, para peserta yang tampil dalam OMI tingkat kota merupakan siswa terbaik yang telah terpilih untuk mewakili madrasah masing-masing. Karena itu, ia mendorong peserta tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga menunjukkan kemampuan terbaik selama mengikuti kompetisi.
“Ananda semua sudah merupakan yang terbaik dari yang baik. Utusan sekolah ini nantinya akan menjadi utusan kota, kemudian menjadi utusan provinsi. Tentu kita optimis, mudah-mudahan bisa sampai ke tingkat nasional,” harapnya.
Selain kesiapan akademik, Zulkifli mengingatkan peserta agar memperhatikan kondisi kesehatan selama mengikuti ujian. Peserta diminta mengonsumsi makanan bergizi, makan sebelum ujian, serta mencukupi kebutuhan air sehingga kondisi tubuh tetap prima selama kompetisi berlangsung.
Ia juga memberikan penguatan mental kepada peserta dengan mengutip makna hadis qudsi bahwa Allah sesuai dengan prasangka hamba-Nya. Menurutnya, keyakinan positif terhadap kemampuan diri menjadi bagian penting dalam menghadapi setiap tantangan.
“Kalau kita memiliki sikap optimis dan percaya diri, insyaallah Allah akan mudahkan dan Allah akan tolong,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Kakan Kemenag menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan OMI tingkat Kota Sawahlunto.
Zulkifli mengapresiasi kesiapan panitia, baik dari sisi tempat maupun tenaga, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat dilaksanakan dengan baik.
OMI tingkat Kota Sawahlunto selanjutnya akan berlangsung hingga Rabu. Peserta terbaik dari kompetisi tersebut akan menjadi representasi Kota Sawahlunto untuk mengikuti tahapan seleksi pada tingkat berikutnya.
(Uni)












